GAISSS MON MAAP LAMA HEHE 😏
HAPPY READING!!!
✨✨✨
Mendengar itu, Rey segera mengecek handphonenya. Membuka pesan yang Jenna maksud.
08xxxx
*Pesan ini telah dihapus*
Dokter saya Lucy residen kardiologi yang tdi bertemu dokter
maaf bgt saya salah kirim
Saya mau kirim ke keponakan saya, tpi malah kirim ke dokter 🙏
"Kamu liat, sayang." Rey memberikan handphone kepada Jenna, agar Jenna membaca pesan yang menjadi salah pahamnya.
"Lucy siapa?"
"Dia residen kardiologi dan minta bimbingan. Aku baru ketemu dia tadi waktu mau balik."
"Emang ada pake bimbingan segala?"
"Ada Sayang, dia itu residen, dokter umum yang mau lanjut spesialis dan butuh bimbingan dari konsulen. Sementara konsulen itu aku, dokter yang udah spesialis. Dokter konsulen punya tugas dan wewenang untuk membimbing koas dan dokter residen. Konsulen akan dihubungi saat terjadi situasi yang memerlukan penanganan spesialis yang lebih mendalam." ucap Rey menjelaskan secara detail.
Jenna terdiam lalu menunduk. Apa yang Rey jelaskan masuk akal juga, Ia jadi merasa bersalah pada Rey, karena telah menuduhnya yang tidak-tidak.
"Maafin aku Kak Rey, aku udah nuduh yang macem-macem."
"Gapapa Sayang." Rey tersenyum lega lalu menarik Jenna ke dalam pelukannya. "Aku paham kok, makasih ya."
Jenna reflek mendongak menatap Rey. "Kok makasih si?"
Rey kembali tersenyum. "Iya makasih, aku seneng dicemburuin sama kamu." ucapnya tidak jelas.
"Kak Rey aneh sumpah! Kok malah suka dicemburuin!"
Rey tertawa kemudian mengecup kepala istrinya. "Kamu cemburu berarti kamu cinta sama aku. Iya kan?"
Jenna tersenyum kemudian mengangguk. "Kamu setia ya, sama aku?"
Dari segi fisik Rey tampan, dan dari segi materi Rey mapan. Siapapun pasti mau dengannya.
"Aku akan jaga kesetiaan aku cuma buat Jennaira Citra, istrinya Rey yang paling cantik."
Lagi, Jenna kembali dibuat tersenyum oleh Rey.
"Trus kamu mau cerita apa? Aku mau tau." ucap Rey.
"Di kampus, soal yang waktu aku jadi PSK ketauan, Kak." jelas Jenna dengan sedih.
"Kok bisa?"
"Aku juga gatau, Kak. Aku takut nanti kena DO. Aku juga takut nanti keluarga yang lainnya tau tentang hal ini."
"Udah kamu tenang ya, aku akan urus ini besok."
"Iya Kak, semoga aja gak melebar masalah ini."
Rey mengelus kepala Jenna. "Jangan khawatir, kamu gak salah, apalagi ngelakuin hal itu."
Jenna pun menganggukan kepalanya. "Iya Kak. Kalo gitu ayo kita temuin Mama sama Papa."
Jenna dan Rey menuruni anak tangga, namun mereka malah terkejut ketika Asya menghampiri.
"Mama sama Papa pulang dulu Rey."
"Loh, kok cepet banget Ma? Jenna baru aja mau siapin pizza."
"Gausah." singkat Asya menjawab.
Jenna terdiam, dari nada bicara Asya serta tatapannya membuat Jenna bertanya-tanya, ada apa dengan ibu mertuanya?
Asya kemudian menatap Rey. "Mama pulang dulu Rey."
KAMU SEDANG MEMBACA
My Sweet Husband
Lãng mạn"Aku suka Kak Rey dari kecil." "Aku tau. Inget gak? dulu kita pernah main nikah-nikahan?" Jenna menganggukkan kepalanya. "Sampai sekarang, kita belum cerai." -_-_-_- Cerita ini menceritakan bagaimana Jenna bertemu dengan pria berhati malaikat hing...
