BAGIAN 33

7.8K 135 3
                                        

DUKUNG AUTHOR DENGAN VOTE DAN BERI KOMENTAR

~Happy Reading~

*

Hari itu cerah, sempurna untuk memulai pagi. Senyum ceria menghiasi wajah Gavin, pria muda yang duduk santai di balkon apartemennya, menikmati hangatnya sinar matahari pagi.

Kakinya menggantung santai dikursi, sembari menatap langit biru yang dipenuhi vitamin alami dari cahaya mentari. Ia bersenandung pelan, alunan lagu soft yang seolah jadi pengiring semangat baru.

 Ia bersenandung pelan, alunan lagu soft yang seolah jadi pengiring semangat baru

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tubuh dan pikirannya dipenuhi kegembiraan. Sesekali ia menuang minuman ke gelas, meminumnya perlahan, lalu kembali bersenandung.

Segalanya terasa sempurna setelah libur dua hari yang begitu menyegarkan. Saat pulang, tubuhnya langsung roboh di atas kasur dan tidur dengan nyenyaknya hingga pagi.

TRING...

Suara notifikasi memecah keheningan. Gavin membuka sebelah mata, menoleh pada ponsel di meja sampingnya.

Dengan rasa malas, ia meraih ponsel itu. Tapi saat membuka pesan di aplikasi perpesanannya-rasa santainya seketika hilang.

Raut wajahnya yang tadi cerah, kini seketika berubah seperti disiram air es. Pesan itu... dari Boss-nya.

Gavin terkekeh pahit

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Gavin terkekeh pahit. Tanpa pikir panjang, ia bangkit, melempar ponsel ke atas kasur yang masih berantakan, lalu membuka lemari pakaian.

"Kenapa juga harus 7 menit? Kan apartemenku jauh..." gerutunya sambil membongkar isi lemari.

Ia mengambil setelan jas cokelat dari tumpukan pakaian di lantai, merapikan rambutnya seadanya, dan menyemprotkan parfum kesayangannya ke seluruh tubuh. Tak peduli kamar masih kacau, ia menyambar ponsel, mengenakan sepatu, dan lari keluar dari apartemen.

Di luar, senyumnya sempat kembali merekah. Taksi kuning langganannya sudah menunggu. Tapi...

Seorang pria kekar tiba-tiba muncul dan nyaris merebut taksi itu darinya.

GAIRAH TUAN JACKCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang