17. Reza dan keluarga kecil

11.3K 611 36
                                        

Hari ini Reza tidak tidur sendirian, ada Kenan dan Nopal yang menemani Reza tidur. Sedangkan Kania dan Rizwan mereka pulang karena besok tetap berkegiatan. Rizwan adalah kaakk pertama dari Kenan dan Kania. Maka dari itu Rizwan memperbolehkan Kenan menginap.

Reza yang sedang di balur minyak kayu putih oleh Nopal menikmati pijitan di kaki tangan punggung nya. Reza merasa kelelahan dengan aktivitas nya yang tidak beraturan.

Sedangkan Kenan menyiapkan susu di dalam botol dot Untu Reza. Selesai di pijit Reza di berikan sebotol susu penuh. Tanpa menunggu lama Kenan memasukan nipple silikon kedalam goa kecil Reza.

Dan gotcha! Reza menerima nya. Ia menyesap terus nipple silikon itu layaknya bayi yang kehausan. Kenan dan Nopal tersenyum puas. Akhirnya mereka memutuskan untuk tertidur di samping kanan dan kiri Reza.

Reza mulai memejamkan matanya, malam ini ia sangat nyaman di perlakukan baik oleh kedua temannya. Reza juga tidak banyak berbicara hanya diam dan menerima.

Keesokan harinya Reza terbangun sendirian, menatap sekelilingnya yang sudah sepi. Mungkin Kenan dan Nopal sudah berangkat pergi ke sekolah. Reza menunduk, menahan air matanya yang hendak turun.

"Eja sendirian lagi" ucapnya.

Reza kemudian memutuskan untuk mandi dan turun kebawah untuk sarapan, sepertinya sebelum meninggalkan Reza. Kenan dan Nopal memasak terlebih dahulu, buktinya di meja makan tersedia menu sarapan. Tanpa menunggu lama Reza langsung menyantap makanannya.

Setelah sarapan. Reza langsung pergi kembali duduk di depan jendela dekat pintu. Melihat jalan yang sepi dan hanya ada beberapa kendaraan yang berlalu lalang. Reza merasakan kantuk mulai menyerang nya. Kemudian ia memutuskan untuk tidur kembali di depan jendela.

Reza yang tertidur tidak menyadari bahwa seseorang datang. Membuka pintu rumah dan tersenyum tipis melihat Reza yang sedang tertidur pulas. Tangan kekar sang pria langsung membawa Reza ke gendongan nya. Reza melenguh merasakan pergerakan yang terjadi.

"Sayang" ucap wanita yang masih kelihatan muda. Dia adalah Regita yang datang bersama suami dan anaknya.

Hiro masuk dan langsung menggendong Reza menggunakan tangan kanan nya. Reza masih mencerna apa yang terjadi. Ia menatap Hiro tanpa mengedipkan kedua matanya. Regita terkekeh kecil. Ia menepuk pipi Reza dengan lembut.

Menyadarkan anaknya yang sedang melamun. Reza tersadar ia menatap kembali Regita dan melihat Geldan yang sama menatapnya juga.

"HUWAAAAAAAAAAAAA"


Susah payah Regita bersama Hiro menenangkan Reza yang menangis. Geldan berusaha membujuk sang adik dengan menunjukkan video game yang lucu untuk menarik perhatian nya.

Regita pergi ke dapur untuk menyeduh susu yang ia bawa dari rumah, ia juga membawa botol dot khusus Reza. Setelah dipastikan susu nya siap ia membawa keruang tengah.

Regita menyerah botol itu kepada Hiro. Tangan Hiro menekan kedua pipi Reza hingga anak itu membuka mulut. Setelah itu Hiro memasukkan nipple silikon yang mengeluarkan cairan putih. Pipi Reza tertekan pada dada Hiro.

Anak itu menyesap nipple silikon itu dengan kuat, tangisan nya sudah reda. Nyaris tidak terdengar tangisan nya lagi. Regita terkekeh gemas, ia mengusap kepala Geldan dengan lembut. Anak itu terlihat kesal saat Reza tak memperhatikan nya.

Hiro bangkit ia menimang - nimang Reza layaknya bayi, Hiro tersenyum tipis anak bungsu kakak ipar nya sungguh menggemaskan. Setelah itu Reza tertidur di gendongan Hiro..

"Tidurin disini aja" ucap Regita menyiapkan sofa yang sudah di lapisi selimut tebal, Hiro menidurkan Reza. Menyelimuti sang anak agar tidak merasa kedinginan.

"Sayang, aku ingin dia ikut pulang bersama kita ke jepang" ucap Regita. Ia benar benar tak tega dengan Reza yang ditinggalkan sendirian.

"Kita tidak punya hak untuk membawanya, kamu tau kakak mu itu sangat keras kepala" jawab Hiro membawa Regita kedalam pelukannya.

Geldan mendekat, ia duduk dibawah Reza yang tertidur. Regita meneteskan air matanya. Ia akan adukan ini pada Hans — ayahnya. Bahwa kakaknya tidak mengurusi putranya dengan baik.

Hiro mengusap lembut Regita, menyalurkan ketenangan yang ia berikan untuk sang isteri. Regita menyandarkan kepalanya kepada bahu sang suami.

Hari ini mereka akhirnya memutuskan untuk bermalam sehari dirumah ini untuk menemani Reza.



#TBC

Sesuai janji, 30 komentar lanjut lagi ya! Semangat

Rezalio world Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang