• Epilog •

12.3K 601 35
                                        

2 bulan kemudian.



Upacara pemakaman telah selesai di laksanakan, duka menyelimuti seluruh ruangan. Suara tangisan lebih terdengar keras dibanding tawa yang menyenangkan. Hari ini ada keluarga yang menangisi kepergian anaknya.

Anak yang senantiasa dirawat, bahkan jika perlu dunia akan digadaikan untuk ia karena cinta kedua orang tuanya.

Ya. Zia, putri satu - satunya keluarga Vystan meninggal dunia setelah 2 bulan ia koma, Zia memilih menyerah dari penyakitnya itu memberhentikan nafasnya di usia 15 tahun..

Tangisan Zelina terdengar sangat memilukan. Sedangkan Findra, dia hanya bisa berdiam. Dua bulan yang lalu setelah ia melihat mobil seseorang yang membawa Reza itu terbakar di depan matanya.

Findra menghabiskan air matanya disana, dia kehilangan Reza, dan sekarang dia juga sudah kehilangan Zia. Findra menerimanya, menerima semuanya.

Rafael — dia adalah seorang abang yang ikut merasakan kepedihan karena kehilangan sosok adiknya. Dia senantiasa memeluk ibunya dengan erat.

Sedangkan Hans? Dia datang namun tak bersuara, sudah dua bulan sejak kejadian Asgar membawa Reza Hans tidak bertemu dengan Asgar dan Reza. Tidak ada kejelasan mengenai hilangnya Reza.

Hans tak kuat jika harus berada disana, ia memilih pergi dan mengerjakan pekerjaan dibandingkan harus berlarut dalam kesedihan.

Di tempat lain.







"ayahhh!" panggil anak itu menuju kearah ayahnya yang sedang meminum kopi di halaman depan.

"Apa sayang?" tanya pria yang lebih tua terhadap anaknya yang baru saja bangun tidur. Merasa terkekeh dengan penampilan anaknya yang membawa boneka beruang di pelukan nya. Masih menggunakan pakaian tidurnya ia duduk di pangkuan ayahnya.

"Lioo sesakk!" ucapnya. Yang lebih tua langsung mengecek keadaan sang anak.

"Dada Lio gapapa, sesak kenapa sayang?" tanya yang lebih tua khawatir.

"Gak tau ayah hikss!" tangis nya pecah.

"Ayah obati ya sayang, lio minum susu dulu" ucap sang ayah membawa tubuh anaknya masuk kedalam rumah.

Mereka adalah Asgar dan Rezalio.

Tunggu bagaimana ceritanya?

Flashback on

Asgar sudah merencanakan untuk membawa Reza pergi yang jauh dari keluarganya, hari ini adalah hari yang tepat. Reza yang pingsan dan tidak berontak memudahkan Asgar melancarkan aksinya.

Asgar bersiap untuk keluar dari mobil, dengan Reza yang di pelukan nya. Mobil dengan kecepatan itu melaju tanpa pengemudi.

Asgar mendekap Reza, agar tubuh sang anak aman dari semuanya. Setelah di waktu yang tepat Asgar dan Reza melompat dari mobil. Kemudian mobil itu meledak dan terbakar.

Asgar berusaha menahan sakit nya, berjalan kearah titik yang di tentukan dan disana. Rizwan menjemput nya.

Rizwan yang membantu Asgar membawa Reza pergi dari jangkauan keluarga Vystan dan Anderson.

Setelah sampai di desa yang di tuju, Reza terbangun ia merasa tubuhnya nyeri dan pegal. Asgar dan Rizwan memerhatikan gerak gerik Reza.

"Mulai sekarang namamu Lio" ucap Asgar sambil menciumi kening anaknya.

Reza tidak terlalu mendengarkan, ia sangat kesakitan dan mental nya terguncang... Rizwan membantu Asgar merawat Reza sampai anak itu pulih dan memanggil dirinya dengan panggilan Lio.

Flashback off

Selama dua bulan itu Asgar dan Reza tinggal di desa, tidak ada yang mengetahui keberadaan Asgar dan Reza. Semua ini telah di rencanakan dengan matang. Walaupun tindakan berbahaya namun Asgar tidak akan membiarkan Reza putranya yang ia rawat sejak kecil di korbankan begitu saja.

Sekarang hanya ada Asgar dan Reza yang merajut kisah mereka berdua, melupakan semua hal yang sudah terjadi sebelum.

Akhirnya Reza kembali di tangan Asgar, ayahnya yang sama memiliki nasib yang sama.

"Ayah? Terimakasih yaa" ucap Reza yang sedang berada di pelukan Asgar. Asgar membalas pelukan Reza. Pelukan hangat yang penuh makna.

The final chapter

Dari Reza kita belajar artinya memperjuangkan, dari Reza kita belajar apa artinya kebahagiaan. Dari Reza juga kita belajar bagaimana hidup ini berjalan.

Reza sudah mendapatkan keadilan teman - teman?

Reza sudah kembali bersama Asgar, kedua pasang ayah anak itu sekarang fokus untuk kebahagiaan mereka masing - masing, walaupun ini bukan pilihan yang mereka inginkan jauh dari keluarga tapi takdir yang berbicara.

Reza terimakasih telah bertahan untuk luka yang lama. Reza terimakasih sudah menjadi anak yang baik dengan segala hal yang kamu punya.

Reza berbahagialah bersama Asgar yang sekarang menjadi ayahmu.

Untukmu Reza, aku persiapan segala akhir yang baik untukmu dan orang terdekat mu, sekarang biarkan luka itu hadir namun jangan engkau pedulikan lagi, biarkan Asgar membantumu bangkit dan menjadi sosok yang baru, yang bisa di cintai semua orang.

Segala harap dan doa yang sedang di usahakan semua tercapai dengan seiring nya waktu berjalan, aku tutup kisahmu dengan perasaan yang pilu, ingin mempertahankan namun sudah cukup di hari ini kamu memendam rindu kepada ayahmu.

Ayah Asgar anakmu sudah kembali.

Jangan tanyakan bagaimana Vystan dan Anderson, mereka akan menyesali perbuatannya, kepergian Zia, Asgar dan Reza sudah membuat mereka menderita.

Di kehidupan lain, semoga bisa kembali menjadi keluarga yang utuh dengan perasaan cinta yang hadir di tengah - tengah mereka. Di kehidupan lain Reza ingin di cintai seutuhnya oleh keluarganya dan orang lain.



Selesai.
Catatan bandung, 17 juli 2025
















Rezalio world Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang