25

12.2K 990 65
                                        

Seluruh aksi Haechan hari ini telah dilaporkan Lucas pada Mark termasuk saat Haechan memukul kepalanya dan bagaimana permaisurinya telah menyenangkan rakyat.

"Apakah Permaisuri Haechan baik-baik saja dan merasa nyaman dengan tugasnya?" tanya Mark khawatir.

"Permaisuri baik-baik saja dan sangat nyaman dengan kegiatannya Yang Mulia Kaisar. Permaisuri membuat rakyat begitu mencintainya dengan kegiatannya yang berbeda saat menyapa rakya Yang Mulia." lapor Lucas sesuai dengan yang terjadi tadi.

"Syukurlah aku senang jika dia nyaman, sekarang dia ada di mana?" tanya Mark yang langsung berdiri dari meja kerjanya.

"Yang Mulia Permaisuri, berada di ruangan kamarnya sedang menikmati makan malam Yang Mulia." jawab Lucas, lalu Mark mengangguk mengerti dan segera pergi menuju kamar Haechan.

Sedangkan Niel dia juga memberikan laporan pada aldous akan semua kegiatannya permaisuri hari ini.

"Kaisar dan permaisuri semakin hari semakin dekat, bahkan mereka menghabiskan waktu semalam melakukan kegiatan alpha dan omega, kedua sepertinya permaisuri Haechan tetap mengalami kegilaan Tuan, karena sebelum berangkat dia memukul kepalanya berulang kali walaupun setelahnya dia kembali dengan normal. Terakhir permaisuri Haechan melakukan tugasnya dengan begitu baik hari ini, rakyat begitu menyukainya." lapor Niel dengan bersimpuh.

Aldous terlihat tidak suka dengan kedekatan Mark dengan Haechan, bagaimana rakyat menyukainya, tapi soal Haechan yang kembali bertingkah layaknya orang gila membuatnya memiliki pikiran licik.

"Hm... masukan cairan ini ke dalam air minumnya agar dia semakim gila dengan halusinasi ketakutannya dan Akuma kirim ancaman ke dalam kamarnya setiap hari pada malam hari." Aldous menyerahkan botol kecil berisi cairan berwarna hijau pada Niel, lalu seluruh anak buahnya siap melaksanakan tugasnya.

Kembali di posisi Haechan setelah seharian dia berada di luar kerajaan benar-benar membuat tubuhnya lelah walaupun dia juga senang menghirup udara yang segar dan bertemu dengan banyak orang.

Malam ini Chenle ada di dalam kamarnya makan bersama dengannya, anak itu bercerita banyak hal soal sekolahnya hari ini dan Haechan mendengar dengan seksama tanpa ada niat memotong ceritanya.

Lalu Mark datang dan masuk ke dalam kamarnya yang disambut Chenle dengan senyum senang dan Mark langsung menggendongnya.

"Bagaimana harimu hari ini?" tanya Mark pada omeganya.

"Menyenangkan, oh ya beri fasilitas kesehatan yang baik untuk rakyatmu." ucap Haechan sambil memakan makanannya.

"Tentu sayang, apa kau lelah hari ini?" tanya Mark lagi.

"Cukup lelah tapi aku senang bisa bertemu banyak orang dan mengenal mereka semuanya." jawab Haechan dengan tersenyum.

"Aku senang mendengarnya." ucap Mark yang duduk di depan Haechan dengan menyuapi Chenle makan.

Haechan menatap sikap Mark yang terlihat begitu menyanyangi Chenle, dibalik wajah datar dan dingin menakutkan, hal itu membuat perasaannya menghangat.

Selesai makan, Mark mengantarkan Chenle kembali ke kamarnya dan Haechan ingin mandi baru setelah itu tidur, Jaemin tentu dengan cepat membantunya.

Setelah selesai semuanya dan saat ingin tidur, Mark kembali datang dan membuat Haechan malas, "Apa yang ingin kau lakukan di sini?"

"Hanya menemanimu tidur, setelah kau tidur aku akan pergi." ucap Mark dengan lembut.

"Terserah kau, aku sedang lelah untuk mengusirmu." ucap Haechan malas dan bersiap untuk menutup matanya.

"Haechan besok kau harus mulai bersiap mengatur pesta penyambutan." ucap Mark mengingatkan permaisurinya itu membuat mata omeganya seketika itu juga membuka kembali.

The Flower EmperorTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang