part24

12.9K 961 62
                                        

Pagi ini Haechan mulai diajari Jaemin untuk seluruh pelajaran kerjaan yang tidak bisa dilakukan.

Dimulai dari minum teh dan cara makan yang memiliki banyak tatanan aturan, lalu berdansa, mengatur keuangan kerajaannya dan membuatnya seketika itu juga kelelahan.

"Sudah Jaem, melihat angka-angka ini sangat melelahkan setelah tadi aku belajar banyak aturan. Aku ingin istirahat." keluhnya.

"Baiklah Permaisuri." ucap Jaemin yang menuruti karena dia juga sadar permaisurinya sudah berusaha begitu keras.

Akhirnya Haechan kembali ke kamarnya dan tidur di sana, dia berharap tidak ada yang mengganggu tidurnya.

Tapi belum lama dia tidur sudah merasakan seseorang yang memeluk tubuhnya, membuatnya reflek menendang tubuh orang itu hingga jatuh ke lantai dingin kamarnya.

"Apa yang lakukan?" tanya Mark yang memegangi perutnya.

"Menendangmu tentu saja, siapa suruh dirimu  memelukku tiba-tiba!" semprot Haechan kesal, padahal dia ingin tidur dengan tenang setelah seharian kerja tapi alpha brengsek itu seenaknya saja memeluknya.

"Hei aku alphamu tentu saja aku berhak untuk tidur denganmu." ucap Mark dengan seringainya.

"Sekarang kau mengakui kau alphaku, bukannya dulu kau tidak pernah mengakuiku sebagai omegamu atapun peduli pada status alpha yang telah terikat janji dengan omegamu yang sah?" ucap Haechan kesal dan sedih tentu saja.

Mark seketika itu memasang wajah datar dan dinginnya, dia tentu merasa bersalah serta ingin berubah untuk Haechan sekarang.

"Maaf untuk semuanya, sayang." ucap Mark tulus secepat itu dia merubah ekspresinya.

Melihat sikap tulus Mark membuat Haechan tidak tega, "Ya baiklah aku maafkan. Sekarang lebih baik kau kembali ke kamarmu dan biarkan aku tidur sendirian."

Mark langsung bangun dan naik ke ranjang, lalu memeluk Haechan secara paksa, "Tidak mau, aku ingin tidur denganmu."

"Lepaskan aku." Haechan memberontak kesal tapi tenaganya tentu kalah kuat dengan alphanya.

"Diam atau aku paksa kau melakukan olahraga malam seperti kemarin." ancam Mark dengan serius membuat Haechan tentu saja diam tidak bergerak.

Hingga akhirnya mereka berdua tertidur bersama bahkan hingga pagi menjelang dan Mark sepertinya kecanduan untuk tidur di dekat permaisurinya karena istirahatnya sangat cukup dan nyenyak.

Di pagi harinya setelah bersiap-siap dan makan pagi bersama dengan Chenle juga, Jaemin memberi tahu rangkaian pekerjaannya hari ini, pertama keluar dari kerajaan untuk pertama kalinya dengan gelarnya sebagai permaisuri dan kedua dia harus memikirkan acara pesta untuk menyambut para raja dengan agenda membicarakan kerjasama dan membasmi para penjahat yang disebut 'Dark Klan'.

"Apa itu Dark Klan?" tanya Haechan yang penasaran dan setahunya tidak ada di buku yang dia baca.

"Dark Klan sekelompok orang-orang yang menculik alpha, beta dan omega tanpa alasan yang jelas Yang Mulia Permaisuri, tapi mereka akan mencuri di saat bulan purnama saja." jelas Jaemin serius.

"Membasmi di bulan purnama saja, apa benar-benar tidak ada yang mengetahui orang-orang yang dia culik untuk apa?" tanya Haechan penasaran.

"Menurut tahanan yang berhasil kabur mereka dipaksa untuk menjadi budak, alpha yang kuat akan dilatih menjadi prajurit, siapapun yang menolak akan dibunuh saat itu juga begitu pun dengan beta ataupun omega yang tidak mau melaksanakan perintah mereka, beta akan disuruh kerja rodi untuk membangun benteng, omega sebagai pemuas nafsu dan omega yang hamil akan segera dibunuh saat itu juga, Yang Mulia Permaisuri." jelas Jaemin yang sangat serius, "Sayangnya tidak bisa menggali lebih informasi itu karena tahanan yang kabur itu telah mati secara mendadak saat dia tidak sengaja bertemu kaisar dan menceritakan semuanya, saat kaisar melakukan kunjungan."

The Flower EmperorTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang