part33

11K 830 70
                                        

Saat tiba di arena pertarungan Haechan sama sekali tidak gentar, dia bahkan menyeringai menatap ayahnya dan Johnny memandang dengan kesal karena anaknya benar-benar berubah dan tidak ada raut takut saat menatapnya.

"Apa kau sudah siap, raja Johnny?" tanya Haechan dengan semangat.

"Tentu saja, bagaimana dengan dirimu?" tanya Johnny balik dengan wajah dinginnya.

"Aku sangat siap." ucap Haechan semangat, "Raja Johnny apa kau punya peraturan dalam pertarungan ini soalnya aku tidak punya, aku akan mengikutimu."

"Peraturannya mudah, hanya jatuhkan aku dalam satu serangan." jawab Johnny, dia kira Haechan akan kebingungan atau takut, tapi dia hanya menangkap wajah penuh semangat dan kesenangan di wajah anaknya, dia tahu Haechan baru saja sembuh dari serangan Dark klan, tapi anaknya lagi-lagi mengejutkannya dengan tidak menunjukkan rasa lemah, dia bahkan terlihat sangat sehat dan bersemangat penuh.

"Blue fire!" ucap Haechan dengan melemparkan api biru ke ayahnya dan Johnny dengan cepat menangkisnya.

"Apa cuma segini kekuatanmu? Tunjukan yang lebih besar seperti saat menghadapi musuh kemarin." ucap Johnny dengan memancing emosi anaknya dan dia memang cukup terkejut karena Haechan bisa mengeluarkan kekuatan dasar.

"Itu hanya permulaan Raja Johnny." ucap Haechan dengan tersenyum, Jonny melihat lagi jika anaknya tidak terpancing emosi dan justru menyeringai, "Ini baru seranganku, blue fire dark."

Sebuah api biru yang bercampur dengan api hitam diujungnya, Johnnya terkejut dan dengan cepat memasang pelindung karena dia tahu kekuatan yang diluncurkan anak omeganya susah untuk dikalahkan dan hanya pelindungnya saja yang dapat membiaskannya, saat itu juga terjadi ledakan besar.

"Wow, Raja Johnny kita belum melakukan yang serius kau sudah memasang pelindung, coba serang aku." tantang Haechan dengan mengejek.

Johnny segera menyerang balik dengan api biru yang sangat besar dan Haechan menangkisnya dengan api biru juga, lalu Johnnya terus melancarkan serangannya dan Haechan tetap menangkisnya, dibangku penonton Ten tampak khawatir dengan dua kesayangannya yang tengah bertarung itu.

"Permaisur Haechan benar-benar kuat." puji Renjun mengagumi.

"Iya dia nekat dan cukup gila." ucap Guanlin yang terkekeh karena dia duduk di samping Renjun.

"Yang mulia, menurut anda siapa yang akan menang?" tanya Renjun penasaran.

"Permaisuri Haechan, aku yakin dia bagaimana dengan dirimu?" jawab Guanlin lembut.

"Aku juga memiliki pemikiran yang sama dan Raja Johnny tidak akan mungkin melukai anaknya hingga terluka, seburuk dia sebagai seorang ayah karena permaisuri Haechan milik Blacksnow menyakitinya berarti mencari mati dengan kaisar Mark." ucap Renjun dan Guanlin mengangguk setuju, sebenarnya dalam pertarungan ini Haechan tidak bisa dijatuhkan.

"Fire dark!" ucap Haechan yang tidak bisa menangkis kembali dan kekuatan element milik alphanya memang berhasil menangkis kekuatan element ayahnya.

Tapi Johnnya tidak menyerah, dia kali ini lebih terkejut karena bisa melihat sendiri bagaimana omega yang dia anggap lemah bisa mengeluarkan element alphanya yang sama sekali tidak pernah dia pelajari, itu sangat langkah, dia mengeluarkan kekuatan besar yang sulit untuk ditangkis, "Blue fire shadows."

Pelindung milik Haechan segera berfungsi, "Kau tidak bisa menjatuhkanku, Raja Johnny. Jika aku menang dalam pertarungan ini, aku boleh memanggilmu dadda?"

Di posisi Mark, saat dia kembali bersama Chenle di gendongannya dia langsung dihadang oleh Aldous yang memberitahu, jika permaisurinya tengah melakukan pertarungan dengan Raja Johnny.

The Flower EmperorTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang