"Roni, kamar kamu di belakang ya samping kamar bi Inah"
"Ayah masa kak Roni tidur di situ sih, kan kamar tamu kosong"
"Gapapa sal Kaka tidur di sana aja"
"Iya ayah nanti Roni ke belakang ya, gapapa kan Roni di sini dulu"
"Gapapa, tapi nanti kamu beresin barang-barang kamu ke kamar"
"Iya ayah"
"Ayah jangan kayak gitu Dong masa kak Roni di suruh tidur di kamar pembantu, gak kasian kak Roni kan masih masa pemulihan yah"
"Kamu mau Roni tinggal di sini atau ayah kembalikan ke kosan dia?"
"Udah sal gapapa, Kaka bersyukur masih di bolehin tinggal di sini sama kamu dan Lea, gapapa ya"
"Ya sudah kalau begitu ayah ke kamar dulu ya"
"Iya ayah"-roni dan Salma
Malam pun tiba, bi Inah sedang menara makan malam di atas meja. Salma dan Lea pun sudah turun untuk makan
Karena belum melihat keberadaan Roni di sana, Salma inisiatif untuk memanggil nya ikut makan malam.
"Kak Roni makan malam dulu yuk"
"Ehhh sal, emang gapapa aku ikut makan sama kalian?"
"Ya gapapa lah kak, ayo kita makan dulu"
Salma dan Roni pun menuju meja makan, di sana sudah ada ayah kak Iman dan juga Lea.
Salma duduk di samping Lea, saat Roni menarik kursi di samping Salma langsung di cegat oleh ayah bagash
"Ehhh mau ngapain kamu?"
"Roni mau duduk yah"
"Siapa yang bolehin kamu ikut makan di sini?"
"Ohh maaf yah, tadi Salma panggil Roni, Roni pikir boleh ikut makan sama kalian di sini"
"Kamu gaboleh makan disini, kamu pergi sekarang saya gak nafsu makan liat kamu di sini"
"Iya ayah, maaf ya udah ganggu kalian semua, Roni permisi ke kamar dulu"
"Tunggu kak Roni"-ucap Salma menahan tangan Roni
"Ayah kenapa sih? Kalo ayah ngebolehin kak Roni tinggal di sini berarti ayah juga harus kasih makan dong, masa kak Roni gak makan kak Roni kan juga masih harus minum obat yah"
"Ayah cuma ngebolehin dia tinggal di sini, bukan untuk menanggung semua kebutuhan dia"
"Tapi yah kasihan dong kalo kak Roni gak makan"
"Udah sal biarin aja, kamu gak inget dulu dia juga pernah gak Kasih kamu makan kan?"-ucap kak iman
"Udah sal gapapa, Kaka juga masih kenyang kok, sekarang kamu makan ya yang penting itu kamu, kamu harus kenyang biar adek juga kenyang di dalam"
"Tapi kak, dari siang Kaka belum makan loh"
"Gapapa Kaka gampang nanti beli di luar kalo udah lapar"
"Kaka ke kamar dulu ya kamu makan yang banyak. Lea makan yang banyak ya nak"
"Ayah kenapa gak makan sama kita di sini?"
"Ayah masih kenyang sayang, Lea makan ya sama bunda"
"Iya ayah"
Roni pun berlalu dari sana dan masuk kamar.
"Ini semua yang kamu rasain selama ini sal. Aku suruh kamu tidur di kamar pembantu, aku jadiin kamu pembantu, aku sakitin kamu, bahkan aku gak ngasih kamu makan di saat kamu lagi hamil. Aku juga udah rasain semuanya sekarang, maafin aku sal"
KAMU SEDANG MEMBACA
Akankah Bahagia? (END)
Novela Juvenilseorang gadis yang selalu mendapat perlakuan kasar dari ayah dan kakak nya. karena sudah tidak mau mengurus akhirnya ia di jodohkan dengan lelaki yang sama sekali belum ia kenal. mereka menjalani pernikahan layaknya orang asing yang tinggal satu ata...
