Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
----------------------------
Mendengar kalimat yang menurutnya sangat keramat keluar dari mulut Sean, Chika mematung di tempat, apa cowo itu pergi setelah mendapat penolakan dari dirinya? Dan berakhir seperti ini?
Chika menggeleng pelan ia menunduk matanya mulai berkaca-kaca tak terkendali sungguh ia sangat merasa bersalah "tidak_ini tidak mungkin"paraunya.
Semuanya panik dan kawatir bukan main. Mereka segera bergegas ke tempat dimana Fathah kecelakaan. Daffa sampai harus menggoyahkan tubuh lemah Chika."Lo tenang Chik, gue yakin temen gue kuat, kecelakaan dikit gak bakal bikin dia mati."
Daffa menarik Chika kepelukannya dan mengelus punggung kecil yang gemetar itu dengan lembut. Tidak!! jangan sampai ada yang berpikir ia memiliki perasaan lebih pada gadis ini nyata tidak! Bahkan ia sudah menganggap Chika seperti saudaranya."tapi daf, orang yang nelpon tadi"Chika tidak sanggup melanjutkan ucapannya karena sesenggukan.
Semuanya telah pergi duluan kelokasi, Daffa membiarkan nya karena ingin mengurus anak ini dulu."percaya sama gue, dia gak bakalan mati gitu aja, tu bocah pasti kuat."Daffa menenangkan hati dan pikiran Chika meksipun dibalik itu ia berusaha kuat dan menepis segala hal buruk yang mungkin akanterjadi.
Dirasa mulai sedikit reda mereka berdua menyusul kelokasi kecelakaan Daffa.
--------------🌿🌿🌿-------------
Kasian mana masih muda.
Eh ganteng lagi Bu yah.
Benner, seperti nya anak muda ini lagi galau saya liat tadi bawa motor nya ugal ugalan.