[33] Public Administration Festival #3

65 6 0
                                        

"FOH aman ya Tang? Sepuluh menit lagi, selesai MC undur diri, langsung masuk intro RC ya."

"Oke, aman, Gi," jawab Bintang.

"Tadi gimana? Edo masih kendala nggak?"

"Udah aman Gi, sempet macet bentar doang Resolume-nya. Kalem ae Gi kaleem," jawabnya kembali dengan sedikit kekehan.

Sebagai koordinator sie acara, Bintang memang menawarkan diri untuk menjadi tim FOH, menemani teman-teman dari kru vendor (pihak eksternal di luar panitia). Selain karena memang jobdesc-nya, Bintang juga sudah mengenal baik kru dari vendor yang mereka pakai ini saat dirinya tergabung di kegiatan volunteer beberapa tahun terakhir.

Saat ini bisa dikatakan sebagai momen puncak Public Administration Festival 2023, di mana akan ada penampilan utama dari Reality Club, guest star terakhir Padfest. Setelah selesai mengoordinasi dan menyelaraskan kerja dari kru vendor (baik sound, lighting, hingga visual) dengan beberapa teman-teman panitia yang lain, Bintang mengambil napas perlahan dan memberikan jempol ke arah operator di sebelah kanan dan kirinya.

"Oke, cue musik masuk dulu dalam hitungan ketiga, satu... dua... tiga..., baguss!" Detik itu juga, suara intro "SSR" dari Reality Club masuk, disusul dengan lighting utama di atas panggung yang mendadak mati selama beberapa sekon, hingga akhirnya lampu blinder panggung mendadak menyala terang kembali, disusul kepulan asap yang melambung tinggi, menampilkan Fathia Izzati dan personel lainnya yang disambut sorak riuh dari penonton.

Selesai dengan jobdesc-nya, Bintang mulai meregangkan badannya. Hampir enam jam lebih dirinya berada di FOH. Punggungnya sudah tentu terasa remuk, matanya pun sekarang sudah lelah karena paparan layar monitor sedari tadi.

"Makan dulu, Tang. Nih ada titipan dari cewek tadi di bawah," ujar Alan, salah satu kru vendor sound sambil memberinya paper lunch ke arah Bintang. Sontak beberapa orang yang berada di FOH itu bersiul kompak, mengejek Bintang yang mendadak kikuk.

"Siapa, Bang?" tanya Reno, operator sound yang sedari tadi duduk di samping Bintang.

"Ga tau, tapi kayanya bukan panitia," ujar Alan sambil duduk di samping Bintang, "Cantik tapi bro, naksir dah gua."

"Awas, ternyata ceweknya Bintang," goda Reno kembali sambil menyikut Bintang yang tengah melepas Headphone yang masih setia ia pakai itu.

"Opo we Bang, gak usah aneh-aneh!" Tentu saja ancaman rasa candaan itu hanya mendapat kekehan dari Alan yang menyatukan kedua telapak tangannya seperti memohon ampun.

Jujur saja, menyingkirkan rasa penasaran akan siapa yang memberikan burger ini ke dirinya, Bintang justru langsung melahap salah satu burger karena rasa laparnya. Mungkin juga karena efek kelelahan setelah hampir lebih dari enam jam dirinya berkutat dengan berbagai drama di FOH. Bahkan Bintang melupakan satu hal krusial, bahwasannya dia akan selalu menyingkirkan irisan tomat di dalam burger, karena jujur dia paling benci dengan tekstur buah tersebut.

Namun, saat mencoba mengecek kembali, ternyata sudah tidak ada irisan tomat di burger yang sedang ia makan ini. Didorong rasa penasaran, Bintang membuka lapisan roti atasnya yang masih utuh secara penuh. Lembaran tomat itu benar-benar sudah bersih. Terlihat ada sisa sobekan selada yang agak berantakan. Bintang tahu ada seseorang yang sudah dengan sengaja memilah dan menyingkirkan tomat-tomat itu dengan rapi, sebelum membungkusnya kembali untuk diberikan kepadanya. Tebakannya tadi sudah pasti benar akan siapa yang sebenarnya menitipkan burger ini untuknya.

Di tengah lamunannya, tanpa sadar Bintang ikut bernyanyi pada lagu "I Wish I Was Your Joke" yang tengah Reality Club bawakan saat itu. Lagu yang setiap saat menemaninya ketika ia menjalin hubungan dengan kakak tingkatnya. Katakanlah bahwa Bintang memang menaruh Zalva di dalam lagu ini, atau bahkan beberapa lagu Reality Club yang lain? Bagaimana tidak, Zalvalah yang mengenalkan ke dirinya beberapa lagu Reality Club itu. Mengingat bagaimana mata berbinar Zalva membuatnya sedikit rindu fase-fase di mana dia masih dekat dengan sosoknya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 07 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

MODERASICerita yang bikin terobses. Temukan sekarang