Papa Iqbaal,Mama Please

21.1K 1.1K 9
                                    

'Papa Iqbaal,Mama Please'

Part.31

Yang nangis+baper bilang gue yak. Wkwwkwk xD
Inget voteny jangan lupa...

---------------------------------------

Ibarat Sampah yang telah Dibuang kemudian dipungut kembali. (Namakamu) tidak bisa semudah itu melupakan semuanya-melupakan penderitaan yang selama ini ia rasakan. Iqbaal pria itu terasa belum pantas untuk dimaafkan sekalipun dia memohon,(namakamu) membenci Iqbaal sampai kapanpun bahkan mungkin sampai Iqbaal tidak ada lagi benci (namakamu) terhadap Iqbaal masih membekas.

(Namakamu) menyengka Airmatanya berusaha untuk tidak terpengaruh dengan kondisi Iqbaal yang saat ini sangat memprihatinkan. Iqbaal tersenyum tipis kemudian mengusap Darah yang terus menetes dari Hidungnya. Mata sayu Iqbaal menatap dalam (namakamu) yang saat ini tengah mencoba untuk bersikap tidak peduli.

"Ocii masih jadi anak kamukan? Kamu masih jadi mama untuk dia. Aku mohon kamu pulang sekalipun itu cuma untuk ocii."Iqbaal kembali memohon sementara (namakamu)? Dia mulai muak dengan bujukan murahan Iqbaal hingga kini (namakamu) memilih untuk beranjak pergi begitu saja. Iqbaal yang melihat (namakamu) pergi berusaha untuk menahan namun Alwan pria itu tidak membiarkan Iqbaal untuk mengejar (namakamu).

"Sadar bro!, (namakamu) udah ga mau sama lo."Iqbaal tak peduli kini Iqbaal mendorong tubuh Alwan hingga terjengkang. "Minggir! "Iqbaal kemudian berusaha untuk menyusul (namakamu) namun..

"Argh! "

Iqbaal kembali merasakan kepalanya terasa sangat sakit hingga kini Tubuh Iqbaal merungsut terduduk sembarang. Iqbaal mengerang memegangi Kepalanya yang seakan terasa seperti ingin pecah. (Namakamu) yang mendengar suara erangan Iqbaal kemudian berhenti melangkah. (Namakamu) terkejut melihat Iqbaal yang kini terduduk kesakitan memegangi kepalanya..

"Aku mohon..

(Namakamu) mengeluh pelan kemudian kembali melangkah pergi berusaha tak peduli dengan Iqbaal yang kini terus berusaha mengejarnya. Alwan? Pria itu kini terus mencoba menghalangi Iqbaal...

"Lepasin! Lo ga tau apa-apa!!! (Namakamu) itu Isteri gue! "Iqbaal menepis tangan Alwan dengan kasar. Alwan berdecak kesal.

"Tapi (namakamu) udah ga nganggap lo lagi! "

"Berisik!"

OoOoOoOoOo

Langit biru kini berubah warna menjadi orange-jingga mununjukan hari jika hari sudah sore. Iqbaal tersenyum melihat putri kecilnya yang kini keluar dari rumah teman sekolahnya-Ochi kemudian segera berlari menghampiri Iqbaal yang kini siap menyambut pelukan-nya.

"Papa! "Ochi memeluk Iqbaal erat. Iqbaal tersenyum kemudian mengecup kedua pipi ochi. Dengan gemas Iqbaal mencubit ujung hidung mungil ochi membuat ochi meringis geli. Iqbaal terkekeh kemudian langsung menggendong ochi.

"Papa, kenapa papa lama banget sih jemput ocii! .papa tau ga ocii bosen nungguin papa yang lama banget. Papa bilang papa cuma sebentar tapi kok lama sih. Papa pergi waktu matahari ada eh papa balik waktu matahari udah mau tidur. Pap-

"Anak papa kok bawel banget sih. "Iqbaal mencium pipi ochi. Dengan cemberut ochi mengembungkan kedua pipinya. Iqbaal membuka pintu mobil kemudian mendudukan ochi di bangku samping kemudi.

"Papa. I hate you! "

"Why? "

"Karna papa ga bawa ocii cari mama! "

Iqbaal terdiam menatap ochi dengan tatapan serius membuat ochi seketika terdiam takut. Ochi kemudian melelaskan kacamatanya. "Maafin ocii. Tadi ocii cuma bercanda kok pa. Ocii juga yakin mama pasti juga kangen sama ocii jadi semoga Tuhan yang ajak mama pulang kerumah buat ketemu ocii. Oia pa, ocii kangen deh mau piknik lagi. Piknik waktu itu buat ocii seneng banget. Ocii juga punya janji buat piknik bareng paman tapi kalo ga ada mama rasanya ga seru. Piknik tapi mataharinya nangis, kata bu guru kalo mau piknik cari cuaca yang ceria. Tapi menurut ocii ga akan pernah ada yanh ceria kalau ga ada mama (namakamu). "Iqbaal menghembuskan nafas beratnya kemudian mengecup singkat kening ochi. Iqbaal menutup pintu mobil kemudian masuk kedalam mobil tepat di bangku kemudi. Iqbaal langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan biasa...

'Papa Iqbaal,Mama PleaseTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang