16| Fact.

102 10 0
                                    

Chanyeol meringis pelan saat Kyungsoo mengopres lebam dipelipis kirinya.

"Yak! Chanyeol! Kau ini bodoh sekali! Sudah jelas jelas itu dari cctv sekolah! Kenapa kau tak percaya?!" Luhan berseru kesal.

"Gege. Jangan marah... Marah itu tak menyelesaikan masalah ini." Lay menenangkan Luhan.

"Hyung! Kenapa kau bersih kukuh bahwa siapa itu, mmm... Mana? Moni? Ah~ pokoknya sahabatmu itu yang benar?" Tao mengelus dagunya.

Chanyeol diam saja, tak berminat menjawab.

"Hei hyung, kalau ditanya itu jawab. Dan kalau kau sudah memusuhi Eugene satu tahun tanpa mau berfikir, kau itu benar benar bodoh." Kyungsoo bangkit berdiri, bermaksud mengambil handuk lain.

"Jawablah. Kau pasti punya alasan kan?" ujar Chen.

"Lagipula kenapa kau malah memukul Sehun? Berkelahi itu hanya buang buang tenaga saja." Kris berkata seraya bersedekap.

Kai mengangguk setuju, "Untungnya tak ada manager hyung. Jika ada kita akan kena marah karena berkelahi."

"Entah kenapa aku senang karena hanya kau yang mendapat lebam. Tapi, itu belum setimpal karena kau masih membela perempuan gila itu. Harusnya kau meminta penjelasan dari pihak Bing. Ini keterlaluan Yeol! Satu tahun! Kau memendam dendam selama satu tahun!" ucap Luhan tak habis pikir.

"Begini Chanyeol. Bukannya kami semua membela Bing. Tapi, saat mendengar cerita tentang penyebab sebenarnya dari Mina lewat dirimu, cerita itu agak tak masuk akal. Bagaimana bisa Seulgi mengancam Mina karena ia suka kepadamu. Bukankah Seulgi kenal dirimu sudah lama? Harusnya jika Seulgi menyukaimu sudah lama ia mengancam Mina. Tapi Mina mengatakan Seulgi mulai mengancamnya dua bulan sebelum kejadian bukan? Itu agak tak masuk akal." ujar Lay panjang dan disetujui yang lainnya.

"Nado. Walau aku baru mengenal Seulgi, dia tak akan melakukan hal itu. Seulgi itu hobbae dan Mina sunbae, kenapa rasanya terbalik jika Seulgi yang mengancam Mina? Lagipula itu kan ditahun pertamanya Seulgi, jadi... Untuk mencari masalah besar di tahun pertama menurutku itu agak nekat hyung." Kai berucap hati-hati.

"Benar. Lagipula Mina dan Seulgi baru saling kenal bukan? Dan lagi, jika kau bersahabat dengan Mina sudah lama, harusnya kau tahu saat dia berbohong atau tidak." Kris berkata dengan santai.

"Dan apa hyung tak ingat saat Mina menjerit mengatakan bahwa Seulgi yang membuatmu jauh darinya? Saat itu Mina berkata seperti kesetanan." Kai menelan ludahnya diakhir kalimat.

"Aku rasa ada benarnya jika Bing mengatakan bahwa sahabatmu itu psycho. Mendengar ceritanya saja aku sudah malas bertemu dengan sahabatmu itu." ucap Luhan yang masih kesal.

Kyungsoo datang lagi dengan handuk baru ditangannya, "Hyung juga salah. Harusnya saat meminta penjelasan Eugene, dengarkan dengan baik, jangan menyela. Sedangkan saat itu hyung malah membentak Eugene dan bahkan ingin menamparnya." ucap Kyungsoo seraya kembali mengompres memar Chanyeol.

Sedangkan yang lainnya melotot tak percaya,

Chanyeol hendak menampar Eugene.

Luhan mendengus, "Pantas saja kacau balau. Harusnya kau minta penjelasan pada Bing saat kepala dan hatimu itu dalam keadaan dingin. Babo."

Kris menggeleng tak percaya, "Kau hendak menyakiti wanita Yeol. Kuberitahu, jika ingin menyakiti seorang wanita, ingat ibumu juga seorang wanita."

Chen berdeham membuat semua atensi menuju padanya, "Sebenarnya aku ada rencana... Aku tak yakin ini berhasil atau tidak, tapi... Setidaknya dengan rencana ini kita akan mengetahui reaksi dari keduanya. Dari Eugene dan Mina." ujar Chen agak ragu.

Silly Love || Oh SehunTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang