Hai guys, jangan comment kependekan dong ceritanya, kan gue udah bilang emang sengaja gue buat pendek.
Happy reading guys!
Tindakan Stevano yang menarik Olivia tiba-tiba membuat Olivia kebingungan.
Setelah dirasa Olivia dan dirinya sudah menjauh dari Marry akhirnya Olivia baru menanyakan.
"Lo risih sama gue?" Tanya Olivia to the point.
"Ini yang gue males dari lo" ucap Stevano.
"Cepet banget kehasut omongan orang" ucap Stevano lagi.
Ucapan Stevano membuat Olivia terdiam mencerna kata-kata Stevano.
Dan setelah dia mengerti akhirnya dia membalas.
"Bukan gitu, tapi wajah lo yang membuat gue jadi kehasut omongan orang" ucap Olivia, "gue dan orang lain bisa mikir kaya gitu karena wajah lo yang ngebuat gue jadi yakin, makanya gue nanya" ucap Olivia lagi.
"Oke gue males berantem sama lo lagi." Ucap Stevano.
"Gue ga risih sama lo sama sekali, gue malahan risihnya sama cewek tadi" ucap Stevano, sedangkan Olivia hanya tercengang dengan jawaban Stevano, senyumannya mekar. Namun ditepisnya semua pikirannya.
'Nggak Liv, ga boleh cinta sama dia terlalu dalem, lo udah tau kalo dia bakalan pergi dari elo, dan itu bakalan buat lo lebih sakit dari ini' ucap Olivia dalam hati.
"Tapi keliatannya lo seneng-seneng aja tuh sama dia, ga ada risih-risihnya" ucap Olivia.
"Kan gue yang rasain" ucap Stevano cuek.
"Van gue pengen nanya, gue tau ini privasi lo, tapi gue kepikiran terus karena gue penasaran banget dari pas pesta ulang tahun nenek lampir itu, dan gue mutusin buat nanya, dan terserah lo mau jawab apa nggak." ucap Olivia membuat kening Stevano berkerut.
"Nanya apaan?" Ucap Stevano.
"Lo pernah pacaran sama nenek lampir itu?" Tanya Olivia takut-takut.
"Penting jawaban gue buat lo?" Tanya Stevano.
"Sedikit" ucap Stevano.
"Iya, pernah" ucap Stevano membuat Olivia sedih.
"Tapi udah putus, dia selingkuh dan gue udah ga suka lagi sama dia." ucap Stevano cepat-cepat menambahkan, karena entah mengapa dia takut Olivia salah paham atau semacamnya.
"Jadi lo diselingkuhin? Dasar si nenek lampir ga tau diri udah selingkuh masih berani deketin lagi" ucap Olivia kesal.
"Hmm" gumam Stevano seadanya.
"Sorry gue kepo" ucap Olivia.
"Akhirnya sadar" ucap Stevano.
"Ih ngeselin" ucap Olivia memajukan bibirnya beberapa senti.
"Biasa aja bibirnya, udah kan? Ga ada yang mau ditanyain lagi?" ucap Stevano lalu beranjak pergi setelah melihat Olivia mengelengkan kepala.
***
"Li, sorry gue ninggalin lo lagi" ucap Olivia meminta maaf.
"Ga kali ini ga gue maafin, lo ngeselin, ninggalin gue mulu. Untung ada Dylan sama Dimas tadi nemenin gue, kalo nggak gue bakalan sendirian" ucap Liana.
"Haha, maaf deh, oh iya katanya dua anak itu suka sama lo Li, duh enaknya disukain 2 cowok. Haha" ucap Olivia sambil tertawa.
"Ga usah ngarang deh Liv, ga tau ah gue laper, kita kekantin sekarang, gue ga mau di tunda lagi Liv, awas aja lo ninggalin gue lagi kali ini" ucap Liana memperingati.
"Hehe, okey tenang aja, Vano udah kekelas jadi gaada alasan lagi hehe" ucap Olivia lalu mengikuti Liana kekantin.
19 September 2016.
KAMU SEDANG MEMBACA
Difficult Love
Novela JuvenilApa jadinya jika bukan laki-laki yang mengejar wanita melainkan sebaliknya? Dan lebih parahnya lagi si laki-laki tidak menyukai wanita ini. Apa yang akan terjadi dengan percintaan keduanya nanti? When i love him, but him can't love me back, my love...
