32. Infinity Love

41.9K 2.9K 26
                                        

Alex membuka matanya perlahan. Silau. Badannya terasa sakit semua ketika ia mencoba menggerakkannya sedikit.

Alex meringis.

Ia tak lupa kejadian tadi malam. Kejadian paling menyedihkan dalam hidupnya. Tiara nampak tertidur di samping ranjang Alex. Ia memegangi tangan Alex kemudian menenggelamkan kepalanya diantara 2 lengannya.

Alex tersenyum. Tiara begitu manis saat tertidur.

Kevin membuka pintu rumah sakit perlahan. Ia tersenyum jahil.

"Ciee udah baikan.." bisiknya.

Namun, ternyata bisikan itu mampu membangunkan Tiara. Cepat-cepat Tiara menarik tangannya yang saat ini memegangi tangan Alex. Malu.

Tiara kemudian membuang muka dan merapikan bajunya.

Alex tersenyum jahil, kemudian ia menarik tangan Tiara hingga akhirnya Tiara jatuh ke pelukan Alex yang masih berbaring. Tiara menarik tubuhnya menjauhi Alex, ia bahkan menghempaskan kasar tangan Alex.

"Hih apaansi," ujarnya jutek.

"Loh, kita belum baikan?"

"Belum kok," ucap Tiara membuang muka.

"Yaahh tapi kamu megang tanganku tadi," ucap Alex memajukan bibir bawahnya seperti anak kecil.

"Gak sengaja," ucap Tiara acuh tak acuh, "aku? Kamu? Sejak kapan lo ganti gue-lo jadi aku-kamu?" tambah Tiara tajam.

"Tadi malam... kamu juga tadi malam pakai aku-kamu kok."

"Enggak. Lo salah denger," ucap Tiara tak mau kalah.

"Gue denger kok." Kevin tentu saja membela Alex. Tiara reflek menoleh ke arahnya dan menatap geram Kevin.

"Tuhkaaannnn."

"Yaudah, itu kan tadi malam, sekarang enggak," ucap Tiara membela diri.

Alex tersenyum. Tiara yang dulu telah kembali. Ia lebih suka berdebat kecil seperti ini dengan Tiara dibandingkan hanya perang dingin. Tiara dengan wajah geram lebih imut dibandingkan Tiara dengan wajah sedih.

"Gengsi ya? Hahaha. Ra, aku sayang kamu," ucap Alex tiba-tiba.

Tiara tersentak, pipinya merona. Alex sering mengatakan hal itu namun tetap saja setiap Alex mengatakannya, Tiara tersipu malu. Entah ada sihir apa dibalik kata-kata yang mampu membuat Tiara yang dingin dan acuh tak acuh jadi salah tingkah.

"Gue enggak," ucap Tiara cold sambil menutupi salah tingkahnya.

Anehnya Alex tertawa renyah.

"Lo salting cieee Tiara," ucap Kevin mengolok Tiara dan menyenggol lengannya.

Tiara menjitak kepala Kevin keras, "Enggak!"

Kevin memusut-musut kepalanya karna sakit. Alex semakin tertawa melihat Kevin yang dianiaya seperti itu.

"Sialan lo, Lex. Tertawa di atas penderitaan orang."

"Mampus lo..."

Tiara manyun. Ia hanya diam melipat kedua tangannya di depan dada sambil memutar kedua bola matanya.

"Ohiya. Ra, aku punya sesuatu yang belum sempet aku kasih buat kado ultah kamu," ucap Alex tersenyum. Ia kemudian memberikan kode pada Kevin agar Kevin memberikan kado itu pada Tiara.

Tiara hanya menaikkan sebelah alisnya.

Kevin memberikan boneka pikachu berwarna kuning besar dan buku berukuran sedang yang tebal.

Love Without WordsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang