Sweety Venus - Chapter 6

15.3K 1.1K 56
                                        

Dengan terpaksa Ethan membawa Diana ke penthouse-nya. Karena sungguh, wanita ini sangatlah agresif. Dia sudah beribu kali bertanya di mana rumahnya namun Diana semakin berteriak histeris seraya menendang dan memukulnya.

Sambil mengangkat Diana yang sudah tenang ke dalam pelukannya, dia berjalan dengan kekuatan yang tenang. Malah sekarang wanita ini sedang bersenandung lagu anak dengan kepala menengadah menatap langit-langit ruangan.

"B-I-N-G-O. And Maxie was his name-o!"

"Bingo. Bukan Maxie."

"Aku ingin Maxie!"

"Jika begitu, kau salah mengejanya."

"Sepertinya aku tidak bisa mengeja," Diana mendramatisir suaranya. "B-U-B. Boob!"

Ethan terkekeh singkat. "Wow, kerja bagus. Kau berhasil mengeja."

"Sungguh?" Diana tertawa pelan lalu mengepalkan tangan membentuk mikrofon dan mendekatkannya ke mulutnya. Kemudian dia kembali bernyanyi, "My loneliness is killin' me~"

Diana mengarahkan kepalannya ke bibir Ethan yang melirik ke bawah. Dengan tidak yakin dia melanjutkan liriknya, "... And I~"

Diana tersenyum lebar. "I must confess, I still believe~"

Melihat kepalan kecil itu kembali ke depan wajahnya, Ethan menggeleng pelan. "Still believe ...."

Diana terkikik. "Suaramu sangat mengerikan."

Ethan menanggapinya datar, "Ouch. Ini kali pertama seseorang menghina nyanyianku."

Kemudian Diana mendongak memandang langit-langit ruangan yang sangat tinggi. "Aku seperti melayang layaknya naga."

"Butuh aspirin?"

"Maxie?" panggil Diana dengan dahi berkerut.

Ethan memutar bola matanya jengah. Maxie lagi. Beberapa waktu lalu Jeremy, lalu Thomas, dan sekarang Maxie. Sebenarnya berapa banyak pria yang menghancuran hatinya hingga membuatnya mabuk separah ini?!

"Oh bukan. Maaf, Nate," koreksi Diana sendiri.

Bertambah satu nama lagi. Hebat. "Kau dikelilingi banyak pria, huh?"

Diana cekikikan. "Ya! Aku memiliki banyak laki-laki manis di bawah kakiku. Apa kau tahu ada berapa banyak mereka?"

"Oh aku tidak penasaran."

"27 laki-laki manis!"

Ethan berhenti melangkah otomatis. Dia menunduk dengan pandangan terpukau dan ngeri. "Wow. Jika kau memiliki pria sebanyak itu, lalu kenapa menangisi beberapa pria? Apa kau tidak senang salah satunya mengkhianatimu?"

Wajah Diana tiba-tiba berubah murung membuat Ethan menghela napas. Dia kembali melanjutkan langkahnya. "Sudah, lupakan. Seharusnya aku tidak mengingatkanmu tentang itu."

Tampak Diana setuju. Sebab ekspresinya kembali ceria.

"Sudah lama aku tidak pernah digendong seperti ini. 5 tahun? 10 tahun? Oh tidak, berapa umurku sekarang?" Diana mencoba menghitung dengan jemari tangannya dengan sungguh-sungguh. "Hmm ... aku bahkan tidak bisa menghitung."

"Sebenarnya berapa banyak yang kau minum, huh?"

"Hei, apa kau mengejekku? Sudah kubilang aku tidak bisa berhitung! Kupikir hanya satu botol? Atau dua?"

Ethan berdecak. "Kau perlu kembali sekolah."

Diana mendengus pelan. "Kau tahu, Venus tidak akan pernah membiarkan aku minum lebih dari setengah botol. Jika aku minum lebih dari itu, mereka berkata bahwa aku akan bersikap menyebalkan."

SWEETY VENUS [#2 VENUS SERIES]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang