Sweety Venus - Chapter 1

23.5K 1.3K 42
                                        


👉Follow my account
👉Check my job, click Sweety Venus add to you reading list
👉Read, vote, comments
👉Share with your friends

***



"Berita mengejutkan kembali datang dari aktor kesayangan kita, Ethan O'Connor. Dia sedang menghadapi tuduhan serius yaitu mencabuli anak di bawah umur. Tuduhan tersebut muncul setelah seorang korban melapor pagi ini."

Televisi yang menayangkan berita hiburan menyala di sebuah unit apartemen kecil. Wanita bergaun biru muda atas lutut, pemilik unit tersebut tampak tergesa-gesa mengenakan sepatu hak tingginya. Di saat dia ingin mengambil tas di atas sofa, dia berhenti seketika setelah melihat wajah seseorang yang ia kenali di layar televisi.

"Sumber mengungkapkan telah mengkonfirmasi bahwa penyelidikan sedang dilakukan. Ethan sendiri belum memberi tanggapan mengenai masalah ini membuat para penggemarnya terguncang dan terpecah bela. Ada yang membelanya seperti yang sudah-sudah, sementara yang lain menyuarakan ketidaktenangan mereka di media sosial ...."

Diana Hestia Stefanidi, wanita kecil dan manis memasang raut prihatin. Ethan O'Connor adalah salah satu aktor terbaik dengan bayaran tinggi. Dia sangat terkenal. Film-film yang ia perankan selalu mendapatkan penghargaan. Namun, dengan popularitasnya itu, dia juga penuh dengan skandal.

"Setiap saat ...," gumamnya.

Pria itu selalu muncul dengan skandal. Bahkan lebih sering dari paparazzi yang tiap kali bertemu Rihanna yang selalu dalam kondisi hamil. Yah, dia hanya bisa mendoakan yang baik untuknya. Mau bagaimanapun, dia mengenalnya. Venus mengenalnya karena Helena.

Dia kemudian mengalihkan tatapan pada ponsel di genggamannya dan membaca kembali pesan kekasihnya, Jeremy, sore tadi.

Diana: Sibuk malam ini?

Jeremy: Ya, lembur.

Jeremy: Aku harap bisa mengajakmu makan malam di luar ....

Diana: Kita bisa pergi besok.

Jeremy: Yeah, ide bagus.

Kemudian dia tersenyum indah. Lembur bukan berarti dia tidak bisa mengunjungi pujaan hatinya. Sebab .... Ditolehkan wajahnya ke meja di mana kue ulang tahun yang sudah dia buat terbungkus rapi. Sebab, hari ini adalah hari ulang tahun Jeremy!

Dia mengenakan gaun pendek yang manis berwarna biru muda dan heels senada. Dia pun mengikat setengah rambutnya dengan lilitan pita.

"Kami akan mengabari terus perkembangan terbaru ...."

Menyimpan ponsel ke dalam tas, dia menyampirkannya ke bahu seraya mematikan televisi sebelum mengambil kotak kue. Lalu berlari kecil keluar unit.

***

Mobil yang ia kendarai berhenti di area kantor pusat jasa keuangan dan bank investasi multinasional besar di New York City, tempat di mana kekasih tercintanya bekerja lima tahun terakhir. Lalu setahun yang lalu, ia naik jabatan dan mereka merayakannya bersama di rumahnya. Dia masih ingat apa yang dikatakan Jeremy pada hari itu.

"Kau sungguh jimat keberuntunganku, Sayang. Karena kau selalu ada di sisiku, aku bisa mendapatkan posisi lebih tinggi."

Pshhh

Wajahnya bersemu. Sambil menenteng kotak kue dengan senyum lebar yang tak surut, dia memasuki gedung perusahaan dan berjalan mantap menuju meja resepsionis.

SWEETY VENUS [#2 VENUS SERIES]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang