Melalui pelukan itu, mereka sama-sama bisa melepas rindu, merasakan kebahagiaan. Melalui pelukan itu juga mereka kembali bersatu.
--Author yang lagi mumet palanya (re : Ela)
...
Remedial telah usai. Hari ini hari pertama classmeeting dimulai. Seluruh murid Sma Pancasila terpecah menjadi dua karena lomba dilaksanakan di waktu yang bersamaan.
Oliv dan Lulu saat ini sedang berada di pinggir lapangan futsal. Sebentar lagi yang bertanding adalah kelas XII Ips 3 yang diketuai Rian melawan kelas XII Ips 4.
Lala sedang menemani Rima memakai make up dan baju adat. 2 lomba dihari ini adalah futsal dan fashionshow.
"Mending kita dukung Rima deh." Oliv sudah berniat melangkah ke aula ketika Lulu menahannya.
"Iya, kita emang dukung Rima. Tapi kita nonton kak Rian dulu lah. Dia kan ngechat lo, minta disemangatin pas lomba." Lulu meringis ketika Oliv menepis tangannya.
Oliv melipat tangannya dan memperhatikan wasit yang meniup peluit, pertandingan dimulai.
Semua bersorak heboh, mendukung tim yang mereka anggap hebat. Supporter dari kelas yang bertanding juga tak kalah heboh, beberapa dari mereka bahkan ada yang membawa spanduk.
Oliv hampir tertawa saat melihat Rian yang mendapat bola justru tak jadi menendang ketika sarungnya melorot. Supporter tim lawan menyorakinya sementara supporternya sendiri sudah terpingkal.
Lulu terbahak sambil menyenggol Oliv. "Liat tuh cowok lo."
Oliv mendelik. "Bukan cowok gue." Oliv memperhatikan Rian yang sudah membenarkan sarungnya.
Rian kembali berlari mengejar bola. Kali ini sambil memegangi sarungnya takut melorot lagi. Oliv menggigit bibirnya menahan tawa. Salah satu pemain tim lawan terjatuh. Bukan karena ada yang menyenggolnya, ia terjatuh karena kesusahan dengan sarungnya sendiri.
Kali ini hampir semua yang tergelak. Bahkan Rian tertawa sambil menunjuk wajah pemain itu. Seperti sangat senang ketika banyak yang menertawakan pemain lain, bukan dia lagi.
Oliv membiarkan Lulu berteriak-teriak menyemangati Rian. Ia sedikit memundurkan tubuhnya ketika mendapat line dari Akmal.
Akmal : Dimana?
Olivia : Di lapangan futsal.
Akmal : Sendiri?
Olivia : Aku sama Lulu.
Akmal : Aku lagi di aula, pacarku ikut fashionshow. Kamu bisa kesini?
Oliv menatap Lulu yang masih berkoar-koar. Ia mengetikkan balasan tanpa meminta persetujuan Lulu.
Olivia : Aku kesana sekarang.
Oliv melangkah menuju aula. Meninggalkan Lulu yang tidak menyadari kepergiannya. Ia berpapasan dengan Iqbal yang menyapanya. "Mau kemana, Liv?"
"Ke aula, kak." Oliv tersenyum tipis lalu melanjutkan langkahnya menuju aula.
...
Fashionshow belum dimulai. Para peserta masih memiliki waktu untuk merias diri sebelum naik ke panggung. Oliv memandangi sekitarnya.
Ia melihat Akmal yang duduk di bangku sedang melambaikan tangan kearahnya. Oliv melangkah mendekatinya. Tiba-tiba canggung rasanya bertemu dengan Akmal.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ternyata Kamu
Fiksi Remaja[ S E L E S A I ] Tahun ini adalah tahun kelulusannya dari bangku Sekolah Menengah Pertama. Karena itulah, sekarang ia berada didepan gerbang Sma Pancasila dengan seragam barunya, putih abu-abu. Setelah 3 hari sebelumnya mengikuti kegiatan Masa Orie...
