"You're funny" itu kalimat pertamaku setelah sekian menit diam mencoba mencerna apa yang Dante katakan.
"Thanks" jawaban Dante membuat Christian memicingkan mata ke arahnya. "Well, I'm serious, it's your blood"
"No way. Tidak mungkin darahku bisa berbuat seperti ini. Apa kau gila?"
"I'm not"
"But-" aku masih tidak percaya. Setelah aku melakukan tes itu dan aku mendapatkan ini? "this is bullshit"
"This is the truth, Brianna" Dante pergi begitu saja dan meninggalkanku dengan Christian. Aku menatapnya dan dia terlihat sedang berpikir sangat keras.
"I'm gonna talk to him for a minute. You stay here, okay?" aku mengangguk pelan dan dia mendekat ke arahku. "everything's gonna be okay, trust me"
"Yeah" dia pergi setelah mencium keningku dan meninggalkanku di sini. Aku mengalihkan pandanganku ke arah mikroskop dan mendekat ke arahnya. Ini tidak mungkin darahku, bukan?
Aku melihat lagi ke pipa mikroskop itu dan melihat sel-sel darah itu. Aku tidak mungkin salah melihatnya, aku benar-benar melihat sel darah itu kembali dan menyembuhkan dirinya sendiri. Aku melihatnya. Tapi tidak mungkin itu darahku. Aku ingat saat duri mawar menusukku dan aku berdarah. Christian membantuku menyembuhkannya, bukan aku yang menyembuhkan diriku sendiri. Bagaimana mungkin bisa? Apa Dante sudah memastikan kalau darahku tidak tercampur apa-apa sebelum dia melakukan percobaan ini?
"Brianna" Christian memanggil dan melepaskanku dari pikiranku sendiri. Dia memintaku mengikutinya dan aku melakukannya.
"Just hear him out" ucapnya sambil menunjuk Dante. Aku mengangguk mengerti dan menunggu Dante merapikan dirinya sebelum menjelaskan apa yang perlu dia jelaskan.
"Pertama, itu memang darahmu, Brianna, aku tidak akan bermain-main dalam hal ini dan aku benar-benar yakin darah itu tidak tercampur apa-apa sebelumnya. Kedua, aku pernah mendengar cerita seperti ini dari kakekku, tapi itu lama sekali, aku bahkan tidak ingat kejadian itu berapa ratus tahun yang lalu" Dante mengambil sebuah buku dari bawah meja dan membukanya.
"Aku mencoba mencari sesuatu dari buku ini dan yang kudapatkan sedikit membingungkan. Beberapa ratus tahun yang lalu, orang memanggilmu absconditum, yang dalam bahasa latin berarti tersembunyi"
"Maksudmu?" tanyaku cepat karena membutuhkan lebih banyak penjelasan. Ini mulai gila. Kejadian mustahil ini pernah ada ratusan tahun lalu dan terulang olehku?
"Sama sepertimu, sebelum ada yang melakukan penelitian maka siapa dirimu akan terus tertutup. Secara tidak sadar dirimu menutupi kekuatanmu dan mereka akan terlihat disaat seharusnya. Aku tidak tau kapan kau akan memberikan sinyal kekuatanmu itu, tapi aku bisa bilang tidak akan lama lagi. Cairan yang kuberikan padamu bisa memancing kemunculannya lebih cepat karena cairan itu hanya akan bereaksi pada absconditum"
"Memang sebenarnya itu cairan apa?" Christian mengambil buku yang dibaca Dante dan membacanya. Kerut di keningnya terlihat sangat jelas dan dia terlihat sangat serius. Huft, ini pembicaraan yang berat.
"Itu campuran dari ketiga cairan sebelumnya dan ditambah dengan ekstrak bunga langka. Aku mendapatkan cairan itu sudah sangat lama dari kakekku. Awalnya aku hanya ingin mencobanya denganmu, kupikir takkan berhasil, tapi ternyata hasilnya kebalikannya" Dante memutar badannya dan menuju ke sisi lain ruangan. Tak lama dia kembali dan membawa sebuah tabung kecil di tangannya dan aku langsung tau kalau tabung itu berisi cairan langka itu.
"So, what am I?" tanyaku dengan aneh. Well, itu memang aneh. Setelah sekian lama aku berpikir aku hanya manusia biasa, lalu tiba-tiba seseorang mengatakan kalau aku bukan manusia biasa. Ini semua aneh.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love War
VampirgeschichtenBrianna Keegan Autenberry. Dia tidak pernah tau tentang hal yang berada di kegelapan. Hal yang bersembunyi di balik gelap agar tidak tertangkap saat mengikutinya. Dia tidak pernah tau kalau dia akan tertangkap. Dan dia tidak pernah tau akan seperti...
