LOVE SCHOOL SERIES 1
Note : mengandung kata-kata kasar di dalamnya, di harapkan kebijakan untuk membacanya.
---------------
Berawal dari ucapan spontan Vanya, mengakui Malka (Pacar dari Anna) sebagai pacar nya demi menghindari mantan pacar Vanya (...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
-----
Setelah kejadian Malka mencium pipi Vanya di samping lapangan tadi, Vanya menjadi diam dan menghindar dari tatapan Malka.
Malka menyadari hal itu, ketika dia mengantarkan cewek itu pulang.
Ya, Vanya masih menunggu Malka selesai berurusan dengan coach. Tapi cewek itu hanya diam, ketika Malka mengajaknya berbicara. Dan Vanya hanya menggelengkan atau mengangguk kan kepalanya, tidak berniat bersuara juga menghindari tatapan Malka.
Malka merasa kesal karenanya.
Malka tahu, Vanya menghindari nya karna dia yang sembarangan mencium Vanya.
Tapi Malka tidak menyesali hal itu.
Pipi Vanya yang merona merah lah, membuat dorongan dalam diri Malka untuk mencium Vanya.
Malka akan meminta maaf, tapi dia tidak akan menyesali nya.
Menghela nafas kasar, Malka mengacak-acak rambut nya frustasi.
Getar ponsel di atas meja belajarnya mengalihkan perhatian Malka.
Mengambil ponselnya, Malka berdecak kesal saat membuka ponselnya. Dia berdiri mengambil jaket dan kunci mobilnya lalu keluar dari kamar nya.
-----
Malka memarkir kan mobilnya asal di pinggiran lapangan sepakbola yang sepi. Dia turun dari mobilnya dan berjalan cepat ke arah bangunan gedung tua yang berada di samping lapangan.
Mendorong pintu gedung tua itu dengan keras, menimbulkan beberapa orang yang berada di dalam memandang kearah nya. Hanya beberapa, karna sisanya masih fokus melihat sebuah pertandingan tinju liar.
Cowok dewasa dengan banyak tatto mendekati Malka, dan langsung menarik Malka masuk kedalam.
"Lama banget sih lo Gan, habis ini giliran lo! Mana belum persiapan kan, lo?" kata cowok dengan badan penuh tatto yang bernama Juan.
Malka berdecih sinis, "Gak perlu persiapan" kata Malka sombong.
Tidak ada yang tahu kalau Malka, suka mengikuti pertandingan tinju liar disini.
Keluarga nya, bahkan Anna pun tidak tahu kalau Malka sering mengikuti pertandingan ini.
Malka mengikuti pertandingan tinju liar karna temannya yang bernama Juan inilah, yang pertama kali mengajaknya. Malka ketagihan karna selain dia jarang kalah. Dia juga mengikuti pertandingan tinju liar ini, agar dapat menyalurkan emosi nya yang kadang membuat kepala nya ingin pecah.