-----
Malam harinya, tante Misa mengadakan acara barbeque di samping kolam renang yang ada di vila.
Rencana itu di sambut sumringah oleh Samudra. Cowok itu dengan bahagia nya mulai menyiapkan peralatan untuk memanggang, di bantu Alif dan Kavi.
Sedangkan Vanya dan Calisa, membantu tante Misa menyiapkan bahan di dapur.
Hanya Malka yang tidak bekerja. Dia hanya menemani Malik yang sibuk bermain lego pemberian nya.
"Oiii Mal??" Sapa Samudra bersama Alif menghampiri Malka.
Malka dan Malik sontak mendongak menatap Samudra.
"Kaka anggil Alik?" Tanya Malik dengan polos nya.
*Kakak panggil, Malik?
Samudra tertawa mendengar bahasa cadel Malik, dia meraup wajah Malik lalu mencium pipinya gemas.
"Auh!! Tuma kaka tatik yang oyeh tium, Alik." Ucap Malik kesal, mendorong wajah Samudra agar berhenti mencium nya.
*jauh!! Cuma kakak cantik yang boleh cium, Malik.
Kali ini Alif yang tergeletak mendengar nya, dan Malka tersenyum tipis.
"Njirrr Mal!!! Adik lo masih kecil, udah tau ciuman cewek cantik itu enak."
"Geblek!!" Komentar Alif.
Plak!!!!
Malka memukul kepala belakang Samudra, "jangan ngomong kotor di depan adik gue."
"Aduh!!" Ringis Samudra sambil mengusap kepala belakangnya.
"Ta-hummffftttt" Samudra tidak jadi melanjutkan omelan nya, karena mulutnya yang di bekap Alif.
Malik tertawa lebar melihat Samudra yang di bekap Alif. Dia bangun dari duduknya, saat melihat Vanya sedang membawakan minuman ke arahnya.
Cup
Cium Malik di pipi Vanya, saat Vanya meletakkan minuman di dekat Malik.
"Kalah lo Mal sama adek lo," cengir Samudra.
"Gpp, nanti gue bisa ngulang yang lama." Ucap Malka santai, mengedipkan matanya menggoda Vanya.
Vanya yang langsung blushing, menutup wajahnya dengan nampan. Lalu kabur, menjauh dari Malka.
"Lo bilang gak boleh ngomong kotor, lah elo? Ngomong apaan tadi?" Protes Samudra.
Malka mengangkat bahunya acuh, sambil menggendong Malik. Membawa adiknya mendekati ibunya.
"Asemmm, gue di cuek in"
-----
Kali ini hanya Malka sendiri untuk urusan panggang-memanggang. Dia dengan lihai nya membolak-balik daging dan sosis.
Vanya yang melihatnya pun terkejut, dia tidak mengira Malka yang terkesan cuek. Mahir memasak.
Kavi, Alif dan Samudra sedang bernyanyi. Dengan Samudra memainkan gitar, tidak diperbolehkan Kavi untuk bernyanyi.
KAMU SEDANG MEMBACA
[LSS 1] Pacar Bohongan
Novela JuvenilLOVE SCHOOL SERIES 1 Note : mengandung kata-kata kasar di dalamnya, di harapkan kebijakan untuk membacanya. --------------- Berawal dari ucapan spontan Vanya, mengakui Malka (Pacar dari Anna) sebagai pacar nya demi menghindari mantan pacar Vanya (...
![[LSS 1] Pacar Bohongan](https://img.wattpad.com/cover/119300012-64-k380240.jpg)