Part 20 - Say Yes

137 10 46
                                        

Usahain puter video ini ya^^ biar ngefeel bacanya.

-----

Malka yang datang pertama di cafe itu, tentu saja. Malka bahkan ngebut dijalan, menghindari Vanya yang datang duluan di cafe.

Dia tidak mau Vanya mengamuk padanya, dan menganggap Malka telah mengerjai Vanya.

Dan semua rencana Malka akan hancur, jika Vanya mengamuk padanya.

Malka memesan kan Vanya jus apel dan dirinya hot coffee.

Memikirkan Vanya membuat Malka tersenyum sendiri. Malka yakin Vanya akan mengomeli nya, yang seenaknya mengajak ketemuan tanpa janjian terlebih dahulu.

Tidak lama, Vanya datang dengan wajah cemberut nya menghampiri Malka.

Vanya tampil cantik dengan sweater putih gading dan rok mini hitam yang pas di kakinya.

'Selalu cantik seperti biasa' pikir Malka, namun tidak lama karna Vanya langsung menimpuk wajah Malka dengan tas selempang nya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

'Selalu cantik seperti biasa' pikir Malka, namun tidak lama karna Vanya langsung menimpuk wajah Malka dengan tas selempang nya.

"Ngesel-in abis kamu, Mal." komentar Vanya duduk di hadapan Malka, dan meminum jus apel di hadapannya.

Malka terkekeh geli melihatnya.

"Kenapa ngajak aku ke sini?" Tanya Vanya menatap Malka dengan wajah cemberut nya.

"Ya gak apa-apa. Pengen aja."

"Malka ih. Mau aku timpuk lagi ya, itu kepala?" Ancam Vanya sambil mengangkat tas nya lagi, bersiap hendak memukulkan nya ke kepala Malka.

"Hehehe, bercanda Vanya." kekeh Malka sambil mencubit pipi Vanya, yang sedari tadi sudah membuat nya gemas.

"Malka ih!"

"Kok hari ini sensi an kamu Van?" Tanya Malka bingung.

"Aku tadi udah mau nonton film, Malka ganggu banget sumpah," kesal Vanya yang malah terlihat menggemaskan di mata Malka.

"Ya udah, nanti nonton nya sama aku, mau?" Tawar Malka.

"Gak mau." jawab Vanya cepat sambil menjulur kan lidahnya, yang membuat Malka mendengus.

"Gak mau, tapi mau minum jus apel pesanan aku mau. Padahal di sana aku kasih obat tidur." ucap Malka menyeringai.

Dan membuat Vanya tidak jadi meminum jus apel nya lagi.

"Malka serius?"

"Enggak, mau nya serius. Tapi kamu nya gak mau."

"Hah?" Mata Vanya membulat mendengar perkataan ngawur Malka.

[LSS 1] Pacar Bohongan Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang