Part 37 - Meet Rion

76 5 12
                                        


-----

Vanya ogah-ogahan menemani Abangnya, ke acara ulang tahun teman Kavi. Acara nya di sebuah club Jakarta.

Acara ulang tahun yang sangat meriah, menurut Vanya. Saat Vanya dan Kavi masuk, hingar bingar musik EDM sudah menyambut mereka.

Vanya berjalan sambil memegang lengan Kavi, bertingkah seolah pacar abangnya. Karna mereka baru saja membuat perjanjian, Vanya menemani Kavi malam ini. Dan Kavi akan bersedia mengantar jemput Vanya selama seminggu.

Perjanjian yang menguntungkan keduanya. Vanya yang sekarang sudah putus dengan Malka, sehingga tidak mungkin cowok itu mau mengantar jemput nya lagi.

Dan Vanya tidak berniat di antar jemput oleh Kevin, walaupun cowok itu sudah mengatakan siang tadi, bahwa dia tidak keberatan. Yang hanya di balas Vanya dengan senyum tipis lalu menggelengkan kepalanya.

Lalu keuntungan bagi Kavi hanya di anggap tidak jomblo datang ke acara ini.

Kavi tidak pernah mengumbar kalau Vanya saudaranya. Dan bersyukur wajah mereka tidak mirip, sehingga Kavi bisa menggunakan adiknya sebagai pasangan palsu nya.

"Bang? Gak lama kan di sini? Vanya ngantuk, sumpah." Keluh Vanya sambil menarik-narik tangan Abangnya.

"Sssttt!!! Jangan keras-keras manggil gue Abang, panggil gue nama aja." Perintah Kavi berbisik, agar tidak ada yang mendengarnya. Tentu saja.

"Iya... Iya... Kavilian."

Kavi mendelik mendengar Vanya menyebut nama lengkapnya, dengan nada meledek Vanya.

"Oi Kav? Gandengan lo lehuga," datang seorang cowok mendekati Vanya dan Kavi.

Kavi maju melindungi adiknya dari pandangan Aries, biarpun terlihat tidak begi akur dengan Vanya. Namun Kavi tetap memiliki jiwa Kakak yang melindungi Adiknya.

"Sori broh! Level gue tinggi ya, wajar dong selera gue bagus? Gak kayak lo," canda Kavi menjabat tangan Aries.

"Selamat ulang tahun, Ries. Adik lo mana?"

"Makasih-makasih. Tuh dia lagi minum-minum jelek di meja bar." Jawab Aries sambil menunjuk belakang cowok berbaju abu-abu.

"Yuk, Van." Ajak Kavi menarik Vanya mendekati cowok berbaju abu-abu.

"Nikmati acara kami Kav, gue mau ke lain dulu." Tepuk Aries di bahu Kavi yang dapat anggukkan dari sang empu.

"Yon, tambah juga umur lo ternyata." Ucap Kavi yang membuat cowok berbaju abu-abu membalikkan badannya.

"Kenalin Van, ini temen gue Arion. Yang di depan tadi kembaran nya." Kavi memperkenalkan adiknya pada Arion.

"Vanya."

"Rion." Rion menatap Vanya dengan matanya yang juga berwarna abu-abu dengan pandangan menyelidik.

Sedangkan Vanya mencoba mengingat, cowok di hadapannya ini. Seperti pernah bertemu, di-

"Ah, ya gue ingat. Lo yang gue tabrak di Dufan itu kan? Sorry waktu itu gue langsung pergi." Ucap Vanya menatap Rion serba salah.

"Lah lo kenal, Van?"

[LSS 1] Pacar Bohongan Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang