Part 27 - Belum Move on

106 7 21
                                        

Happy reading, dan vote nya dulu coba ^^

-----

Kevin memandang tajam kearah bawah, dimana ada Malka dan Vanya yang sedang kejar-kejaran memperebutkan sesuatu.

Kevin yang kelas 12 berada di lantai dua bersama ruangan guru, dan kelas 10-11 di lantai satu dengan TU.

Sekarang murid di SMA Nusa Bangsa lagi jam kosong, seluruh guru lagi mengadakan rapat dadakan. Namun tidak memulangkan muridnya.

"Gue baru tau, lo mantan nya Vanya." ujar Dava mengikuti Kevin berdiri di pagar pembatas, menatap kearah bawah. Dimana Malka dan Vanya yang masih asik kejar-kejaran.

Tanpa memperdulikan mereka jadi bahan perhatian.

"Kenapa? Lo gak terima?" Tanya Kevin balik.

"Setidaknya lo pernah jadi orang terdekatnya, sedangkan gue? Mau dekat sama dia aja susah, ada bodyguard yang selalu di samping Vanya."

Kevin terkekeh, "Gue gak suka dengan bodyguard nya,"

"Hah?" Dava membalikkan badannya, menatap Kevin. "Maksud lo?"

"Gue akan rebut kembali, apa yang pernah jadi milik gue."

"Hahaha!! dan sebelum itu, gue sudah gerak cepat." Ujar Dava sombong.

"Gue suka sama mantan, lo!" Tambah Dava.

"Ban***t!!" Kevin menarik kerah baju Dava dan, hampir melayang kan pukulan nya.

Namun dia tidak jadi saat beberapa murid perempuan dalam kelasnya, terpekik saat melihat dirinya hendak memukul Dava.

Dia dan Dava sama-sama kelas 12 hanya beda jurusan, Kevin Bahasa dan Dava MIPA.

Sebelum adanya Malka, dia dan Dava jadi rebutan seluruh murid perempuan di Nusa Bangsa.

Kevin dengan good looking -nya, dan Dava dengan citra baiknya di semua organisasi.

Lalu Malka datang mengambil alih seluruh perhatian, dari murid hingga para Guru yang terpesona karna ketampanan juga kehebatannya dalam olahraga.

"Gak jadi mukul gue?" Tantang Dava sambil mengangkat alisnya.

Kevin mendengus, dia mendorong tubuh Dava menjauh.

"Hahaha.. Kita bertarung untuk kali ini, Kev," ujar Dava meninggalkan Kevin yang menatap nya tajam.

"Gue gak akan kasih celah buat lo, bahkan untuk menarik perhatian Vanya sekalipun." Desis Kevin, dia membalikkan tubuhnya lagi menatap kearah bawah.

Giginya gemerutuk melihat pemandangan dibawah.

Vanya yang berada di pelukan Malka, dan Malka yang sedang memutar-mutar tubuh Vanya di pelukan.

"Seharusnya hanya gue, yang ngelakuin itu sama lo, Van"

-----

"Ajigile.. Berasa temen in Emak gue, nonton drama India." komentar Samudra melihat Malka dan Vanya yang bermesraan di tengah lapangan.

"Biarin aja," sahut Alif.

"Kemarin gimana?" Tanya Samudra mengalihkan pandangannya ke Alif.

"Kacau, Malka ngamuk."

"Udah gue duga," cengir Samudra.

"Berarti lo bohong!! Nganter in ibu lo kerumah nenek lo,"

"Gak, gue beneran nganter in emak kerumah nini. Tapi sebenarnya gue bisa aja nolak, cuman daripada temen in Malka yang ngamuk kan?" Kilah Samudra.

[LSS 1] Pacar Bohongan Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang