"Cukup sekian hari ini dan jangan lupa dibawa ya bahan-bahan praktik untuk besok. Selamat siang anak-anak." ucap Bu Lisa mengakhiri pelajaran hari ini.
"Selamat siang, bu. Terimakasih, bu."
Besok, kelas 11-1 akan melakukan prakarya membuat ukiran dari sabun. Hari ini mereka hanya dibagi kelompok dan diskusi dengan kelompok masing-masing apa yang akan mereka buat.
Kelompok kali ini terasa menyenangkan bagi Aletta karna ia kedapatan satu kelompok dengan Yoongi. Begitu nama kelompok sedang disebutkan Aletta komat kamit membaca mantra agar bisa sekelompok dengan Yoongi. Ternyata, mantra asal-asalan dari Aletta mujarab. Begitu nama mereka berdua ada disatu kelompok Aletta lompat kegirangan sesampai satu kelas melihatnya aneh. Menurut Aletta sih masa bodoh yang penting Aletta senang.
Satu kelompok terdiri dari 4 orang,yaitu Aletta, Yoongi, Namjoon, dan Michelle. Mereka sepakat untuk mencari bahan bahan prakarya bersama.
Kini mereka sedang berada di salah satu pasar di Jakarta.
"Satunya berapa bang?" tanya Aletta.
"Lima ribu neng."
"Mahal amat bang. Tiga ribu deh." tawar Aletta.
"Gak dapet atuh neng,"
"Saya beli tiga bang."
"Gabisa neng. Gak dapet untung dong saya."
"Masa abang tega sih sama pelajar nih. Tau lah kantong pelajar berapa."
"Yaudah sih tinggal bayar aja orang gak bisa maksa banget." ucap Yoongi yang sudah geram karna terlalu lama.
"Beneran gak dapet nih bang?" tanya Aletta memastikan.
"Iya neng, gak bisa"
"Yaudah yuk, kita ketempat lain aja."
"Lo gila? Kita udah capek muter-muter dan sekarang lo ajak kita ketempat lain?! Lo aja sana cari sendiri!" ucap Yoongi setengah membentak.
"Tenang dulu sayang,aku yakin pasti dalam hitungan ketiga abangnya ngejar kita."
1
2
3
"Neng, yaudah nih jadi tiga ribu aja." ucap penjual tersebut.
"Tuhkan, bener? Makanya tenang dulu sayang."
"Wah gila, keren banget lo, Ta." ucap Namjoon takjub.
"Biasa Joon strategi pembeli." ucap Aletta setengah bangga dengan dirinya.
Setelah membeli bahan terakhir tadi akhirnya bahan-bahan yang mereka butuhkan sudah terpenuhi. Mereka pun bergegas untuk pulang.
"Bahan-bahannya siapa yang simpen nih?" tanya Namjoon.
"Gue aja." ucap Aletta menawarkan diri.
"Oke deh, besok dibawa ya, Ta."
"Sip,"
"Yoongi, nebeng ya." sambung Aletta.
"Gak, emang gue tukang ojek lo?!"
"Tega banget sih yaampun."
"Udah sih Yoon tinggal anterin aja." ucap Namjoon membela Aletta.
"Tuhkan, ya ya pliss,"
"Yaudah buruan naik."
Setelah dibujuk-bujuk dan tidak lupa dibantu juga oleh Namjoon akhirnya Yoongi pun mau mengantar Aletta. Sepertinya, hari ini hari baiknya Aletta.
"Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit, awalnya suka nganterin pulang nanti juga lama-lama nyaman,hehe.."
6 Maret 2018.
A/n
Sori not sori ya blm bsa spam update:(tp diusahakan update selanjutnya bakalan dispam.
Selamat membaca dan semoga sukak!💙
KAMU SEDANG MEMBACA
Cold
लघु कहानीBagaimana jadinya jika Aletta Silvia-si siswi hyperaktif yang selalu membuat suasana kelas gaduh bertemu dengan Min Yoongi, siswa pertukaran pelajar dari Korea yang dingin seperti es dan mempunyai lidah yang tajam. Dari sifatnya saja mereka berdua s...
