Chapter 7

13.7K 1.5K 55
                                        


#4


Tak lama kemudian datang mobil jeep hitam yang berhenti di depan mereka. Tidak salah lagi itu pasti pak Bagas, kelihatan jelas dari seleranya yang sangat jadul.

"Apa yang kau lakukan disini?." Tanya pak Bagas dari dalam mobil.

"Akan ku jelaskan nanti." Ucap Fano sambil membuka pintu mobil.

"Oh, kau yang waktu itu kan? Kalau tidak salah namamu Lisa."

"Ah, iya betul.. Senang bisa bertemu dengan anda lagi."

"Ayo cepat naik, tunggu apa lagi.'' ajak Fano kepada Lisa.

"Um.. iya."

Sebenarnya aku mau dibawa kemana sih?. Tanya Lisa dalam hati.

-
-

"Jadi, kau sudah mendapatkan petunjuk?." Tanya pak Bagas yang sedang mengemudi.

"Ya, lumayan banyak, Tapi aku belum bisa menjelaskannya sekarang."

"Memangnya kenapa?."

"Masih ada hal yang harus ku pastikan." Ungkap Fano.

"Oh iya, ngomong-ngomong kalian habis berkencan ya?." Goda pak Bagas kepada mereka berdua.

"Ka-kami tidak berkencan kok!." Ucap Lisa terbata-bata.

"Kami sedang mencari seorang wanita yang hilang." Ungkap Fano.

"Hah? Apa aku tidak salah dengar? Sejak kapan kau tertarik untuk mencari orang hilang." Ucap pak Bagas sambil tertawa keras.

"Yah, ceritanya cukup panjang sih, Tapi berkat itu aku bisa mendapatkan petunjuk."

"Anu.. boleh aku tau, kita akan pergi kemana?." Tanya Lisa.

Fano menatap Lisa dengan senyuman sinis.

"Kita akan melihat mayat."
-
-

----------------

Akhirnya Lisa sampai ketempat yang di tuju oleh Fano dan pak Bagas, yaitu untuk bertemu dengan seseorang yang berada di ruangan otopsi.

"Permisi." Ucap pak Bagas sambil membuka pintu ruangan.

"Oh, akhirnya kau datang juga Bagas." Ucap seorang yang ada di dalam ruangan tersebut.

Terlihat sosok Wanita sekitar 30 tahunan lebih yang mengenakan jas lab sedang duduk di kursi sambil memegang beberapa lembar kertas ditangannya.

"Maaf ya, aku memintamu kesini Erin." Ucap pak Bagas.

Erin Virostika adalah dokter forensik yang memiliki rambut hitam panjang serta paras cantik dan juga tubuh yang indah, penampilannya yang mengenakan jas lab membuat dia terlihat anggun. Tidak terbayangkan wanita cantik sepertinya mengotak-ngatik mayat.

"Tidak masalah, jadi dimana anak yang kau bilang ingin belajar tentang mayat?." Tanya bu Erin

"Kami." Ucap Fano.

Hah?! kami? Kenapa aku juga harus ikut-ikutan?. Pikir Lisa

"katanya kalian ini Mahasiswa kedokteran ya?."

"Betul, namaku Fano Georeza."

"Sa-saya juga, nama saya Lisa Ayulistia."

"Baiklah, kalau begitu perkenalkan nama saya Erin Virostika, saya adalah dokter forensik. Saya akan membantu kalian untuk mengidentifikasi mayat."

"Jadi siapa duluan yang ingin bertemu si Mr.X?." Tanya bu Erin sambil menyilangkan tangannya.

Note : Mr.X adalah sebutan untuk mayat yang tidak di kenal oleh para mahasiswa kedokteran, atau bisa disebut juga Cadaver yang di gunakan sebagai media pembelajaran.

DETECTiVE LOLiPOP : Unlock MysteryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang