#4
"Permisi."
Ucap pak Bagas saat memasuki ruang perpustakaan, Suaranya sangat nyaring sehingga orang-orang yang ada di perpustakaan seketika melihat ke arahnya.
Pak Bagas hanya menunduk malu sambil menggaruk kepalanya, lalu mulai mencari wajah seseorang yang menjadi tujuannya.
"Itu dia."
Lalu pak Bagas mulai menghampiri mereka bertiga dan ikut duduk disana.
"Pak Bagas lain kali kalau masuk perpustakaan tidak perlu teriak-teriak." Ucap Fano.
"Cerewet! Memangnya kau pikir salah siapa aku harus repot-repot datang kesini." Keluh Pak Bagas yang berusaha mempelankan suaranya.
"Ah, ada Lisa juga ternyata."
"Halo pak Bagas, kita bertemu lagi." Ucap Lisa sopan.
Saat pak Bagas melihat seseorang wanita yang duduk di sebelah Lisa, dia terlihat terkejut.
"Lho, Kau kan?!."
"Sstttt.." Ucap Fitri sambil menaruh jari telujuk di ujung bibirnya.
"Apa bapak mengenal Fitri?." Tanya Fano setelah melihat reaksi pak Bagas.
"Ummm.... I-tuu... Diaa... anak dari Kenalanku.. iya.. anak dari kenalanku."
.
.
"Wah bisa kebetulan begini ya pak Bagas." Ucap Fitri sambil tertawa yang di paksakan.
"Oh begitu, tadinya kukira bapak suka mengencani wanita muda." Ejek Fano.
"Mana mungkin! dasar kau-"
Tanpa sadar bentakan pak Bagas terdengar kencang dan sekali lagi membuat semua orang yang ada disana melihat ke arahnya.
"Ck.. sudahlah, ini kan yang kau minta?."
Lalu pak Bagas melemparkan lembaran kertas keatas meja. Fanopun mengambilnya lalu mulai melihat isi data tersebut, terlihat juga foto Irvan dalam kondisi saat dia masih dalam keadaan gantung diri.
Fano pun mengerutkan dahinya setelah melihat data tersebut.
"Disini tertulis bahwa Irvan meninggalkan sebuah surat ya?." Tanya Fano kepada pak Bagas.
"Ya, dan aku juga sudah membawa surat itu untukmu."
Lalu pak Bagas mengeluarkan sebuah amplop surat dari jaketnya.
"Wah, bapak memang bisa diandalkan ya."
"Huh, kau berhutang padaku lho." Ucap pak Bagas dengan nada sombong.
"Tapi sepertinya polisi sudah dibuat kebingungan dan akhirnya menyerah dengan surat ini."
"Eh.."
Kesombongan pak Bagas tiba-tiba runtuh setelah mendengar ucapan Fano.
Sialan.. masih saja mengejekku, dasar tidak tau terima kasih!. Ucap pak Bagas dalam Hati.
Saat itu juga Fano mulai melihat amplop tersebut dengan serius. Dan Terlihat sebuah tulisan di bagian depan amplop itu.
3/9 bersama 3/6 di inggris.
"Apa itu sebuah pesan?." Tanya Fitri yang kebingungan melihat tulisan tersebut.
Lalu Fano mulai membuka isi amplop tersebut dan mengambil secarik kertas di dalamnya, Di kertas itu tertulis.
-roti
-saus
-bawang bombay
-keju
-daging
-saus
-selada
-roti
"Sekarang apa lagi ini? Daftar belanjaan?." Tanya Lisa kebingungan.
KAMU SEDANG MEMBACA
DETECTiVE LOLiPOP : Unlock Mystery
Mystery / Thriller[Mystery&Romance] High Rank Genre : #2 - Mystery/Thriller [27/04/2018] High Rank Tag : #1 - Detektif #1 - Riddle #1 - Kriminal #1 - Kejahatan Chapter : 1 - 38[END] Genre : Mystery, Thriller, Detective, Romance, Crime, Psychological ...
