#14
Fitri berlari menyusuri lorong koridor rumah sakit dengan terburu-buru. Tingkahnya itu membuat setiap orang yang berada disana memperhatikannya dengan wajah bertanya-tanya.
Namun, ia tidak memperdulikan hal itu. Karena tujuannya saat ini untuk menemui Fano. Lebih tepatnya ia berharap agar Fano cepat sadar dan menuntaskan semua kasus ini untuk menyelamatkan Lisa yang sekarang sedang dalam bahaya.
Saat ia hampir sampai ke tempat tujuannya, seorang perawat yang bertanggung jawab menjaga Fano, terlihat sedang melirik-lirik ke dalam ruangan tempat Fano dirawat dengan wajah yang kebingungan.
"Ada apa?!." Tanya Fitri.
"P-pasiennya menghilang.." Ucap perawat itu.
"Hah?! Menghilang?!."
Fitri yang terkejut langsung segera masuk ke dalam ruangan tersebut. Namun, benar seperti apa yang di katakan perawat itu.. Fano tidak ada disana.
"T-tadi saya pergi sebentar, tapi saat saya kembali ke sini pasiennya sudah tidak ada."
Kemana perginya tuan detektif di saat seperti ini?. Pikir Fitri resah.
-
-
-
-
************
Pak Bagas mulai tersadar dan membuka matanya secara perlahan.
Dengan pandangan yang masih samar-samar, ia ingin mencoba mengusap matanya. Namun, kedua tangannya tak bisa di gerakan sama sekali, bahkan ia tak tahu dimana dirinya berada sekarang.
Yang ia ketahui saat ini hanyalah dirinya sedang duduk di kursi kayu dan berada di dalam ruangan tua yang udah usang. Kurangnya penerangan cahaya diruangan itu membuat sebagian ruangan menjadi gelap dan tak terlihat. Bau amis darah yang bercampur dengan aroma menyengat bensin tercium dalam ruangan itu.
Tali mengikatkan masing-masing kedua tangan pak Bagas dengan setiap pegangan kursi kayu tersebut.
Tak lama, datang seorang berjubah merah. Wajah orang itu hanya terlihat sebagian karena tertutupi oleh penutup kepala jubahnya.
Dia berjalan santai ke arah pak bagas sambil menyeringai memperlihatkan gigi kuningnya akibat nikotin.
"Anda sudah sadar, pak polisi?."
"Siapa kau?!." Pak Bagas melototinya dengan tajam. Namun, orang itu hanya tersenyum seperti orang gila.
"Aku? Aku hanyalah seorang ayah yang kehilangan anaknya."
Kehilangan anak?. Pikir pak Bagas.
"Oh iya, ngomong-ngomong.... Ada keperluan apa anda kemari pak polisi?."
Oh iya, Lisa..!!
"Dimana Lisa?!." Teriak pak Bagas.
"Hmm? maksudmu gadis itu."
Kemudian keluar dua orang lagi yang mengenakan jubah merah. Mereka membawa Lisa yang dalam kondisi terikat dan mulutnya di lakban. Tubuhnya sudah terlihat lemas.
"Apa yang kalian lakukan?! Lepaskan dia!!." Pak Bagas memberontak namun sia-sia.
"Tenang saja. Dia akan duduk di kursi.. eksklusif."
Jangan-jangan mereka ingin melakukan ritual itu..
"Lepaskan! Kalian gila!!."
Orang itu hanya tertawa kecil dan membuat senyumannya semakin sadis. Setelah itu ia melepaskan penutup kepalanya.
"K-kau?!." Mata pak Bagas terbelalak melihat wajahnya.
Ternyata dibalik sosok berjubah merah itu terlihat wajah yang tak asing baginya.
KAMU SEDANG MEMBACA
DETECTiVE LOLiPOP : Unlock Mystery
Misterio / Suspenso[Mystery&Romance] High Rank Genre : #2 - Mystery/Thriller [27/04/2018] High Rank Tag : #1 - Detektif #1 - Riddle #1 - Kriminal #1 - Kejahatan Chapter : 1 - 38[END] Genre : Mystery, Thriller, Detective, Romance, Crime, Psychological ...
