Prolog #2
Malam itu cuacanya sangat mendung dengan rintik-rintik yang semakin deras disertakan gemuruh petir yang saling bersahutan, membuat Algi Ardhana, berlari sambil menutupi kepalanya dengan kedua tangannya.
"Ck.. Sial!." Keluhnya sambil berlari masuk ke tempat parkir apartemen.
Hujan pun menjadi semakin deras saat itu membuat angin dingin serasa menusuk ke dalam tulang, dan akhirnya memaksa dirinya untuk masuk ke dalam parkiran.
Ia mengambil rokok yang ada di kantungnya lalu menaruh di ujung mulutnya. Namun, saat ia mencoba menyalakan koreknya, terdengar suara samar-samar seperti langkah kaki seseorang.
Tap.. Tap..
Seketika ia langsung melihat sekeliling parkiran untuk memastikannya, tetapi yang terlihat saat itu hanyalah mobil-mobil yang terparkir dan tidak ada orang satu pun disana, karena pada waktu itu sudah tengah malam.
"Mungkin hanya perasaanku saja." Ucapnya sambil menyalakan kembali koreknya.
Crekk!
Tiba-tiba sesuatu seperti menembus jantungnya.
Rasa nyeri mulai terasa menyebar ke seluruh tubuh.
Ia mencoba memegang dadanya yang tertembus oleh ujung pisau dan penuh dengan cairan kental berwarna merah.
"Ugh."
Batuknya mengeluarkan darah dari mulutnya.
Ia pun langsung terjatuh dengan tubuhnya yang mulai melemas, dan dengan nafas yang masih tersisa ia mencoba berusaha melihat seseorang yang berdiri tepat di depannya.
"Kau?!."
Matanya terbelalak setelah ia mengetahui siapa sosok yang ada di depannya.
"K-kau kan seharusnya sudah mati?!." Ucapnya dengan terkejut.
-
"Aku datang kembali... Untuk balas dendam." Ucap orang itu sambil tersenyum puas.
-
-
-
-
*****************
File 4 : Balas dendam
Pak Bagas menghembuskan asap rokoknya dan bersantai di dalam mobil jeep hitamnya sambil menunggu hasil penyidikan di TKP.
"Wah.. wah.. polisi macam apa ini? Bersantai-santai saat di berikan tugas." Ucap seseorang dari luar jendela kaca mobilnya.
Pak Bagas tidak sedikitpun menengok ke arah jendela mobil nya, karena ia tahu jelas siapa orang itu.
"Justru kau yang tidak punya kerjaan sampai harus datang ke tempat yang bukan menjadi tugasmu, Brian."
"Huh! Jangan samakan aku denganmu ya, tugasku sudah selesai dengan cepat karena aku sangat hebat dalam menangani kasusku." Ucap Brian dengan mendengus sombong.
"Tugasmu hari ini hanya manangkap pencuri celana dalam, tentu saja cepat. Besok kira-kira apalagi tugas yang akan diberikan oleh atasan kepadamu? Nenek-nenek yang kecebur di kali?." Ejek pak Bagas dengan tertawa keras.
"Cih!."
Mendengar ejekan itu, Brian akhirnya pergi dengan kesal sambil menendang pintu mobil pak Bagas.
"Huh! Makanya jangan banyak gaya."
-
-
Pak Bagas melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 07:22 pagi lalu mendecak kesal karena sudah 2 jam penyelidikan masih belum selesai.
"Pak Bagas."
Ucap seorang staf polisi yang terlihat dari arah jendela mobil sebelah kirinya.
"Apa yang kau dapatkan?." Tanya pak Bagas segera.
KAMU SEDANG MEMBACA
DETECTiVE LOLiPOP : Unlock Mystery
Mystery / Thriller[Mystery&Romance] High Rank Genre : #2 - Mystery/Thriller [27/04/2018] High Rank Tag : #1 - Detektif #1 - Riddle #1 - Kriminal #1 - Kejahatan Chapter : 1 - 38[END] Genre : Mystery, Thriller, Detective, Romance, Crime, Psychological ...
