5. Kadang Rindu Selucu Itu

401 9 1
                                    

Aku sudah melangkah sejauh ini hanya untuk mengejarmu lagi. Pada setiap kali kau beristirahat dalam perjalanan panjangmu, sejujurnya, ingin sekali aku menghampiri, menemani lalu menyamakan langkah untuk kembali pergi.

Aku mengerti, aku paham dengan rasamu yang terlupakan dengan mudahnya oleh perempuan itu, perempuan yang selalu kau perjuangkan mati-matian untuk terus saling menggenggam erat.

Kini kau sadar 'kan? Selalu menggenggam membuat mu lupa bahwa kau pun perlu digenggam. Kini kau paham 'kan?! Mengejar tak selamanya menyenangkan, tak selalu mudah untuk kembali mendapatkan.

Sadar tak sadar, kau telah mengalami apa yang telah kualami dulu kala mencintaimu. Aku menggenggam erat jemari mu namun kau enggan membalas genggamanku. Aku selalu berusaha mengejar dan menyamai langkah, namun tetap saja kau tak acuh dengan segala perjuanganku. Mungkin kah ini karmanya?

Aku tahu ini karmanya, tetapi tetap saja aku tak akan tega. Nyatanya, ketika kau berusaha mengejar perempuan itu, aku selalu ada di belakangmu. Aku tahu kau tak akan melihat Ku. Aku tahu kau tak akan peduli. Tetapi hatiku mengkhianati, kaki Ku seperti tak pernah ingin berhenti menapaki tanah bekas pijakanmu. Bahkan semua pun tahu, rindu-rindu terselubung ada pada bagian pijakan tertentu. Aku merindu dalam langkah mu untuk orang lain. Kau merindu pada langkah perempuan lain. Kadang rindu selucu itu.

Rajutan Kalimat RinduTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang