Aku terlambat menyadari bahwa selama ini kau memang cantik
-Wonwoo
***
Di suatu komplek perumahan yang berlokasi di SEOUL, tinggal tiga orang anak laki-laki yang sudah bersahabat sejak kecil. Mereka adalah Jeon Wonwoo, Lee Seok Min dan Boo Seungkwan.
Ketiganya selalu menghabiskan waktu bersama. Sampai orang tua mereka juga ikut berteman dekat.
Mereka memulai pertemanan sejak di taman kanak-kanak. Bisa dikatakan sejak saat itu mereka tidak mau dipisahkan, sampai akhirnya mereka masuk sekolah dasar yang sama.
Saat mereka duduk dibangku kelas 2 SD (8 tahun), sepupu Seok Min yaitu Choi Jisol yang tinggal satu komplek dengan mereka harus pindah ke Myeongdong. Kesedihan dirasakan oleh Wonwoo, Seungkwan dan Seok Min.
Jisol dikenal dekat dengan mereka. Sebagai kakak perempuan yang lebih tua, Jisol selalu merawat mereka dengan baik. Mengingatkan makan, menjaga saat bermain, menenangkan jika ada yang menangis, melerai pertengkaran antara mereka dan juga menemani mereka saat belajar.
Dengan berat hati mereka melepaskan noona kesayangannya. Walaupun begitu Jisol akan sering berkunjung ke rumah Seok Min untuk menemui mereka.
Dua hari setelah kepindahan Jisol. Seungkwan melihat rumah Jisol tengah dipenuhi oleh beberapa mobil yang membawa barang-barang rumah tangga. Pemilik baru rumah itu telah datang.
Seungkwan mendapati seorang anak perempuan yang duduk di ayunan taman tepat didepan rumah itu. Anak perempuan itu terlihat bosan sambil mengayunkan kakinya kedepan-kebelakang.
"Annyeong, siapa namamu?" tanya Seungkwan pada anak itu.
Anak perempuan yang tengah memakai baru berwarna biru mendenga melihat Seungkwan, "Jia, Kim Jia" ucapnya pelan.
"Hai Jia! Aku Seungkwan, Boo Seungkwan" mendengar marga Seungkwan anak perempuan itu tertawa meledek.
"Yaa, kenapa kau tertawa?"
"Apa margamu benar-benar Boo? Terdengar aneh dan lucu HAHA.."
Seungkwan terdiam kesal, "Jangan tertawakan aku. Memang begitu margaku, Boo."
"Ahraseo" balas Jia tertawa kecil.
"Apakah kau mau bermain denganku?" tanya Seungkwan mengajak.
Jia mengangguk semangat. Ia mengikuti Seungkwan menuju suatu rumah yang sejak awal sudah menjadi tujuan Seungkwan untuk pergi kesana.
Mereka berdua sampai dirumah besar dengan halaman yang luas. Mereka menuju lantai 2.
Seungkwan membuka pintu kamar seseorang. Didalamnya sudah ada Wonwoo dan Seok Min yang sedang bermain ps.
Wonwoo dan Seok Min menyerit bingung saat melihat Jia yang berada dibelakang Seungkwan. "Siapa dia?" tanya Seok Min.
"Ah, kenalkan. Dia adalah Kim Jia. Tetangga baru kita," ucap Seungkwan memperkenalkan.
Jia menundukan badannya tanda hormat. Seok Min meletakan stick ps dan menghampiri Jia.
"Annyeong Jia-ya. Aku Seok Min, Lee Seok Min" ucap Seok Min menjabat tangan Jia.
Jia tersenyum manis. Ia tidak banyak mengeluarkan kata-kata saat berada dirumah Wonwoo. Ada alasan kenapa Jia seperti itu, karena Jia mendapati Wonwoo yang memperhatikannya dari atas sampai bawah dengan tatapan sinis, tajam bahkan bisa dibilang mematikan.
"Kau tinggal dimana Jia-ya?" lanjut Seok Min bertanya.
"Dia menempati rumah Jisol noona" ucap Seungkwan menjelaskan.
KAMU SEDANG MEMBACA
PINWHEEL [Wonwoo]
Fanfiction[COMPLETE] "Kincir angin kecil termenung berdiri sendirian seolah sedang menunggu seseorang, itu aku." High Rank: #1 - Pinwheel (24-6-20) #1 - wonu (7-11-18) #1 - dino (16-12-18) #2 - wonu (5-8-18) #18 - dk (4-8-18) #32 - svt (4-8-18) #59 - friendzo...
![PINWHEEL [Wonwoo]](https://img.wattpad.com/cover/132745218-64-k365960.jpg)