I don't want anyone else, just you.
***
Di pagi hari yang agak berangin ini Hoshi tengah berdiri menghadap ke jendela besar yang ada di ruang rahasia. Tidak ada siapapun disana, hanya Hoshi sendiri.
Beberapa saat kemudian pintu ruang rahasia terbuka. Tanpa menoleh Hoshi dapat merasakan ada seseorang yang datang dan masuk ke dalam dan sekarang orang itu sedang berjalan ke arahnya.
"Hoshi-ya, ada apa kau memanggilku kesini?" suara lembut perempuan itu tidak asing lagi bagi Hoshi.
Masih membelakangi perempuan itu dan menatap ke jendela, Hoshi mulai mengeluarkan suaranya mengatakan sesuatu, "Jia-ya.." panggilnya.
"Ne?"
Hoshi mengembangkan senyum simpulnya lalu membalikan badan melihat Jia sambil berjalan mendekati Jia kemudian memegang kedua tangan Jia, " Jia-ya, narang sagwillaeyo?"
"Ne?!" Jia terkejut mendengarnya.
"Ah, aku tahu ini terlalu terburu-buru.. kau tidak perlu terkejut seperti itu, jawab saja sesuai hatimu" kata Hoshi terlalu percaya diri.
Jia menggit bibir bawahnya-bingung. Sejujurnya hal ini membuat Jia merasa terjebak dan sulit untuk menjawabnya. Perlahan Jia melepaskan tangannya dari genggaman Hoshi, "Hm.. Hoshi-ya, mianhae.. tapi.. sebenarnya.. aku sudah punya pacar."
"MWO?"
***
"Andwae!"
Hoshi membuka matanya dengan cepat. Ia melihat ke sekeliling ruangan. Tangannya mengangkat sesuatu yang sedang digenggamnya erat, selimut.
Tubuhnya yang semula berbaring berubah posisi menjadi duduk.
"Mwoya.." gumam Hoshi mengusap wajahnya kasar.
Tok.. Tok..
"Hoshi-ya, kau terlambat.." ucap Ahjumma.
"Ne, aku tahu" singkatnya.
Hoshi beranjak dari kasur menuju kamar mandi.
***
Mobil sport berwarna kuning dengan list hitam memasuki area sekolah. Kali ini Hoshi mulai berani kembali membawa mobil ke sekolah.
Hoshi datang tepat saat istirahat makan siang. Hal ini sengaja dilakukannya karena memang mood Hoshi untuk belajar sedang jelek.
Dengan santai Hoshi memasuki gedung sekolah. Beberapa siswi yang ada di sekitaran koridor melambaikan tangannya menyapa Hoshi dengan manis, Hoshi pun membalasnya dengan anggukan dan senyum simpulnya lalu melanjutkan jalannya.
Naik ke lantai 2 Hoshi melihat Jun dan Myungho yang baru keluar dari ruang latihan dance. Hoshi pun mempercepat langkahnya menghampiri kedua temannya itu.
"Yaa!" panggilnya kemudian merangkul Jun dan Myungho.
Myungho sedikit tersentak dengan kehadiran Hoshi, "Eo Hoshi-ya.. kenapa kau baru datang?"
"Aku kesiangan," balasnya.
"Mwoya kenapa sifat lamamu itu kembali lagi, padahal kau sudah mulai berubah" tambah Jun agak heran.
"Entahlah.."
Mereka pun melanjutkan berjalan menuju kedai kecil yang ada dipinggir lapangan outdoor.
Jun mengambil dua kaleng soda dan satu botol latte dingin dari lemari es di kedai itu lalu membawanya menuju meja tempat Myungho dan Hoshi duduk.
"Gomawo~" ucap Hoshi mengangkat sebelah alisnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
PINWHEEL [Wonwoo]
Fanfiction[COMPLETE] "Kincir angin kecil termenung berdiri sendirian seolah sedang menunggu seseorang, itu aku." High Rank: #1 - Pinwheel (24-6-20) #1 - wonu (7-11-18) #1 - dino (16-12-18) #2 - wonu (5-8-18) #18 - dk (4-8-18) #32 - svt (4-8-18) #59 - friendzo...
![PINWHEEL [Wonwoo]](https://img.wattpad.com/cover/132745218-64-k365960.jpg)