Sedangkan Hyunjoon terlihat menidurkan kepalnya di meja. Lelah. Menghadapi efek samping dari rasa kasmaran kakaknya. Mereka melanjutkan sarapan dalam diam sampai sebuah bunyi bel rumah menginterupsi mereka.
💿💿💿
Segalanya tak kan selalu sama
Karena setiap orang akan merubah pikiranya menjadi pribadi yang berbeda
📹📹📹
"Aku tahu Kak Sejeong ku sudah punya pacar, dan Kak Daniel lah pacarnya. Benar tidak? Jangan berbohong! Itu pasti benar, " celoteh Hyunjoon yang menyadari senyum berbinar dari kakak semata wayangnya sejak beberapa hari yang lalu.
Daniel hanya tersenyum mendengar celotehan anak kecil macam Hyunjoon, harusnya ia bisa mengurangi interaksi romantis dengan Sejeong saat mereka sedang bersama Hyunjoon. Harusnya. (Aduh Hyunjoon masih kecil, dia masih SD, mata, pikiran, telinga dan mulutnya tak polos lagi)
"Ya in aja biar cepet, " timpal Sejeong sambil menahan blusing nya.
Hari ini Daniel memang sengaja menjemput Sejeong dan Hyunjoon. Rencananya setelah mengantar Hyunjoon ke sekolah, Daniel akan mengantar Sejeong ke kampus kemudian baru berangkat ke kampusnya sendiri. Maklum saja baru jadian.
"Hati-hati Hyunjoon, jadi anak baik ya! " Sejeong mengingatkan.
Hyunjoon mengangguk dari kejauhan.
"Jam berapa kau akan pulang? " tanya Daniel
"Aku tidak tahu, memangnya kenapa? "
"Aku berniat pulang denganmu, "
"Yah, tapi nanti aku dan Yoojung punya acara, bagaimana? " sesal Sejeong.
"Oh ya sudah tidak masalah, lain kali saja, "
Sebenarnya Sejeong merasa tidak enak pada Daniel, bagaimanapun Daniel adalah pacarnya sekarang. Tapi mau bagaimana lagi, ia terlanjur punya janji dengan Yoojung, masak iya dia membatalkan schedule begitu saja.
"Kau tidak marah kan? " tanya Sejeong hati-hati
"Tidak, tenang saja! Yang penting jangan terlalu lelah, jangan pulang terlalu malam, " perintah Daniel yang di balas Sejeong dengan senyuman memabukkan.
Sejeong turun dari mobil Daniel saat mobil mewah itu sudah berada di bagian kampus Sejeong. Yang benar saja, Yoojung sudah berdiri di tempat duduk dekat taman dengan wajah kesal.
"Wah, aku sudah menunggu sangat lama, dan kau malah baru datang? " ucap Yoojung mengeluarkan unek-unek nya selama menunggu lebih dari setengah jam.
Kemarin malam Yoojung memang meminta Sejeong untuk datang lebih cepat agar ia bisa melihat referensi tugas Sejeong, dan Sejeong menyanggupinya dengan semangat. Lalu apa sekarang? Semangat memang mampu berkhianat. Yoojung harus berpans-panasan merasakan sinar matahari pagi yang terik.
"Maaf, aku lupa, " ucap Sejeong datar seolah tak meras bersalah.
"Enteng sekali bicaramu calon Nyonya Kang, " sindir Yoojung
"Bilang apa kau ini? " ucap Sejeong mulai kesal sambil menahan rasa malunya.
Calon Nyonya Kang, sepertinya tidak buruk. Biarkanlah Sejeong berfantasi dengan hidupnya ke depan, biarkan saja. Sebelum berfantasi itu tidak gratis.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love In Eastern Sky [Completed]
FanfictionMencintainya, seseorang yang datang bersama kisahmu. Seseorang yang terikat dengan bermulainya kehancuranmu. Kau bisa memilih, tetap mencintainya setidaknya kau bahagia, tapi luka masa lalumu itu akan menghalanginya Atau Berhenti mencintainya dan me...
![Love In Eastern Sky [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/135372136-64-k632656.jpg)