Pagi hari ini Biola sebenarnya sangat malas untuk bersekolah entah karena apa. Rasanya benar benar malas. Melihat itu Kara pun menghampiri Biola sambil mengunyah permen karet.
"Lo kenapa La?" Tanya Kara sambil merangkul sahabatnya dari arah belakang.
"Gatau Kar, aku kayak males gitu loh," jawab Biola sambil membuang nafas.
"Tumben tumbenan. Oh iya La, lo kemarin nemenin Gitar latian basket?"
Mereka melangkah masuk ke dalam kelas dan duduk ditempat duduk masing masing.
"Iya." Biola mengeluarkan beberapa buku pelajaran. "Udah gitu sampai sore, abis itu ya tiba tiba Gitar ninggalin aku gitu aja. Akhirnya aku pulang dianter sama Anan karena ponsel aku lowbat dan gabisa pesen ojek online." Jelasnya.
"Hah? Serius Gitar ninggalin lo gitu aja?" Kara melotot tidak percaya.
"Iya serius. Aku gatau kenapa."
"Mungkin gara gara something kali,"
"Sebentar sebentar," Biola mengingat ingat kejadian apa yg terjadi kemarin. "Aku kemarin bilang sama dia kalau ada yang nelfon ke ponsel dia. Terus abis itu dia nelfon seseorang gitu, abis nelfon dia langsung ninggalin aku sama temen temennya gitu aja." Jelas Biola.
"Nah itu dia. Mungkin gara gara dia nelfon seseorang terus orang itu butuh banget dia kali, positive thinking aja La." Tutur Kara.
"Iya kali. Aku juga ga begitu mikirin kok." Ucap Biola sambil menidurkan kepalanya di meja.
"Kenapa disini seakan akan lo kayak pacarnya ya? Yang cemburu karena cowok lo pergi sama cewek lain," ucap Kara yang diakhiri tawa oleh gadis itu.
"Apa si kamu Kar. Gajelas banget!" Elak Biola sambil menutup matanya.
Angel dan Reval datang barengan mereka duduk dibelakang Biola dan Kara. Reval tersenyum kepada Kara tetapi tidak dengan Angel yang menatap sinis Kara.
"Biola kenapa Kar?" Tanya Reval penasaran.
"Gatau val, lagi gajelas dia." Jawab Kara seadanya.
"Lagi kedatangan tamu kali," ucap Reval menebak.
"Ga Val. Biola kalau kedatangan tamu itu pasti diem mulu, gamau ngomong sama siapa siapa. Pokoknya lebih serem dari sekarang." Jelas Kara yang dibalas anggukan oleh Reval.
"Yaudah lah kasih Biola waktu untuk sendiri aja. Biar dia tenang," tutur Reval menatap ke arah Biola yang kini sedang tertidur.
"Oke deh."
🎸🎸🎸
"Tar lo kemarin kemana?" Tanya Anan kepad Gitar yang kini sedang membaca buku dimejanya.
"Sierra." Jawab Gitar singkat.
"Lo ngapain si Tar kesana lagi? Dia itu bukan siapa siapa lo. Inget Tar dia pernah ngekhianatin lo." Ucap Anan kecewa sambil menunjuk ke arah wajah Gitar.
"Bukan urusan lo." Ucap Gitar yang kembali membaca buku.
"Lo lupa apa yang lo lakuin kemarin?" Anan menatap Gitar dengan amarah, "lo ninggalin Biola gitu aja, mana udah sore dan lebih parahnya lagi lo ga pamit sama dia." Jelas Anan, setelah itu pergi meninggalkan Gitar dan kelas untuk menuju ke kantin.
Mendengar apa yang diucapkan oleh Anan membuat Gitar teringat akan kejadian kemarin, Gitar menutup matanya dalam dalam sambil membuang napas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Gitar [Complete]
Teen Fiction[C O M P L E T E] Gitar adalah cowok most wanted dengan terkenal sikap dinginnya. Mungkin bagi kebanyakan orang Gitar itu tidak lebih dari manusia yang irit bicara tapi kalau kita masuk lebih dalam dihidupnya maka kamu akan menemukan sosok yang berb...
![Gitar [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/107526151-64-k490690.jpg)