Biola kini berada di kamarnya. Ia sengaja untuk tidak keluar dari kamar karena takut kakaknya melihat perban yang ada di pergelangan tangannya.
Pasalnya jika Biola terluka sedikit maka keluarganya akan panik tujuh turunan. Dan Biola tidak suka akan hal itu.
Pintu kamarnya terbuka menampilkan kak Rea dengan baju tidurnya bermotif barbie.
"La, kamu ga makan?" Tanya kak Rea mendekati Biola yang ada di tempat tidur.
"Ga ah. Lala ga laper." Biola menyembunyikan tangannya melihat kakaknya mendekat ke arah dirinya.
"Loh, itu tangan kamu kenapa?" tanya Rea sambil mencoba membuka selimut untuk melihat keadaan tangan Biola.
"Gapapa kok kak. Dingin aja," alibi Biola.
"Ini perasaan ga dingin dingin banget deh, coba sini kakak lihat tangan kamu," ucap Kak Rea lalu membuka selimut dan menemukan pergelangan tangan Biola di balut oleh perban.
"La, tangan kamu kenapa astaga?" panik kak Rea.
Biola hanya diam. ia tidak berani untuk menjawab. Karena pasti nanti kakanya itu akan memberi perhitungan pada Bianca.
"Jawab kak Rea la!" Tegas kak Rea yang mencoba membuka perban tersebut.
"Apaan si kak, ini tuh tangan l
Lala cuman kecengklak doang, gausah lebay deh." Bohong Biola.
"Gausah bohong. Kamu pasti abis di bully kan?"
"Ga ada yang di bully kak, ini murni kecengklak," Biola masih berbohong ia tidak berani mengatakan yang sebenarnya.
"Jangan bohong!" Tegas kak Rea sekali lagi. dan itu cukup membuat nyali Biola menciut.
"Kakak kelas yang ngecengkram lengan Biola sampe biru gitu." Cicit Biola pelan.
"Apalagi yang di perbuat selain itu?" Tanya kak Rea dengan nada mengintimidasi.
"Dia nampar Biola." Jawab Biola yang masih takut menatap kakaknya.
"Namanya siapa?" Tanya kak Rea dengan nada tidak bisa dijelaskan.
"Bi--an--ca" cicit Biola ketakutan.
Setelah mendengar itu kak Rea langsung pergi meninggalkan kamar Biola lalu menutup pintunya dengan kencang.
Melihat itu Biola hanya diam. ia bingung harus berbuat apa. Kakaknya pasti sekarang lagi menelfon seseorang untuk mencari tahu siapa itu Bianca.
"Takutt," Ucap Biola yang mulai mengeluarkan air mata.
Sekarang Biola benar benar bingung harus berbuat apa untuk menyelamatkan Bianca. Pasalnya jika mami dan papinya tahu sudah bisa dipastikan biola tidak bisa menolong apa apa lagi.
🎸🎸🎸
Gitar kini sedang berkumpul di rumah anan. Tepatnya di kamar anan. Nano dan Fizal lagi bermain PS sedangkan Anan sedang dibalkon bersama Gitar.
Anan mulai memetik senar gitar untuk memulai menyayikan sebuah lagu.
"Lo kenapa?" Tanya Anan to the point.
"Entah." Ganya itu yang bisa Gitar jawab.
"Biola udah baik baik aja?" Tanya Anan yang masih fokus dengan senar gitarnya.
"Ga yakin dia baik baik aja." Balas Gitar seadannya.
"Lo masih khawatir?" Pertanyaan ini sukses membuat Gitar kaget.
KAMU SEDANG MEMBACA
Gitar [Complete]
Novela Juvenil[C O M P L E T E] Gitar adalah cowok most wanted dengan terkenal sikap dinginnya. Mungkin bagi kebanyakan orang Gitar itu tidak lebih dari manusia yang irit bicara tapi kalau kita masuk lebih dalam dihidupnya maka kamu akan menemukan sosok yang berb...
![Gitar [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/107526151-64-k490690.jpg)