03. Dingin tapi lucu

1.3K 101 6
                                        

Gitar telah sampai dirumahnya, rumah besar berbentuk minimalist ini adalah peninggalan papanya satu satunya. Semenjak papanya meninggal satu tahun lalu karena sebuah kecelakaan, Gitar merasa sendiri, hampa, dan kosong.

Kini mamanya telah menikah lagi dan tinggal di london bersama keluarga barunya. Gitar jarang sekali bertemu dengan mamanya, mamanya hanya selalu mengirimi ia uang setiap bulannya. Ingin sekali Gitar bertemu dengan mamanya namun, ia sangat tidak siap bertemu dengan papa tirinya.

Gitar menaiki tangga untuk sampai dilantai dua, dimana kamarnya terletak

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Gitar menaiki tangga untuk sampai dilantai dua, dimana kamarnya terletak. Gitar memasuki kamarnya dan terlihatlah kamar Gitar yang bernuansa abu abu. Ia melemparkan tas abu abunya ke tempat tidur miliknya dengan asal. Lalu ia berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan badannya.

Setelah selesai membersihkan badannya, Gitar memakai celana pendek berwarna maroon serta kaos polos berwarna putih

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah selesai membersihkan badannya, Gitar memakai celana pendek berwarna maroon serta kaos polos berwarna putih. Ia turun kebawah untuk menonton televisi. baru saja Gitar ingin tidur sejenak, suara grusuk grusuk terdengar dari luar dan ternyata sahabat - sahabat Gitar datang kerumahnya, melihat itu Gitar menghela nafas dengan kasar.

"Gitar! Aku rindu dengan dirimu nak," ucap Nano dengan suara sedikit keras, berjalan ke arahnya dengan merentangkan kedua tangannya seakan akan ia ingin memeluk Gitar. Sebelum Nano memeluknya, Gitar bergeser sedikit dan menyebabkan Nano terjatuh disofa. melihat itu sahabat sahabat Gitar tertawa puas.

Gitar masih menonton televisi dengan serius, Fizal dengan tidak berdosanya berlari ke arah dapur Gitar untuk mengambil makanan yang ada, Nano masih mendumel tidak jelas kepada dirinya sendiri, dan Anan duduk di anak tangga kedua lalu ia mulai memainkan gitarnya sehingga menciptakan nada yang indah.

Meskipun ramai seperti ini dirumahnya, Gitar tetap saja masih merasa kosong dan hampa. Namun tiba tiba gadis yang bernama Biola muncul didalm pikirannya, membuat dirinya tertawa sekilas. Biola lucu dan gemeshin, setidaknya kata itulah yang cocok untuk menggaambarkan Biola saat ini.

Saat berbicara dengan Biola entah kenapa ada desiran aneh didadanya dan saat bersama Biola saja, jantungnya berdetak lebih cepat. Apakah ia sedang jatuh cinta? Jawabannya adalah mana mungkin. Baru saja ia tahu nama Biola, masa bisa langsung jatuh cinta begitu saja. Tidak mungkin.

Gitar [Complete]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang