Biola sedang ada disalah satu pusat perbelanjaan bersama kara. Selain ingin menghabiskan waktu bersama, Biola juga ingin membelikan kado untuk Gitar. Namun ia bingung apa yang akan berikan sebagai kado.
"Kar, aku bingung mau kasih kado apa buat Gitar." Ucap Biola sembari meminum starbucks miliknya.
"Lo udah ada gambaran buat kadonya?" Tanya kara.
"Udah,"
"Coba sebutin."
"Aku tuh mau cetak foto polaroid, terus aku susun jadi satu gitu di sebuah bingkai pakai tali dan penjepit foto. Menurutmu gimana?" Tanya Biola menunggu jawaban Kara.
"Bagus! Bener bener kado yang istimewa."
"Tapi, menurut aku itu terlalu sederhana. Aku yakin pasti semua tamu yang datang ke ulang tahunnya Gitar, ngasih yang lebih bagus dan mewah dari punyaku." Biola pun menundukan wajahnya.
"La, gue yakin, Gitar engga akan mikir gitu. Asal yang buat lo sekecil apapun barangnya Gitar pasti terima. Karena dia sayang sama lo." Jelas Kara lalu mengusap punggung Biola.
"Kalau gitu ayo kita cari bahan bahannya!" Ucap Biola dan langsung berdiri dari tempat duduknya.
"Ayok!" Mereka pun meninggalkan Starbucks lalu berjalan menuju toko yang menjual barang barang antik.
🎻🎻🎻
Setelah memilih peralatan apa saja yang Biola butuhkan untuk membuat kado. kini mereka telah berada di apartement Biola. apartement Biola yang awalnya baik baik saja kini berubah menjadi kapal pecah.
Ternyata kado yang ingin Biola buat tidak semudah yang ia pikirkan. Ia dan Kara sedari tadi kewalahan sendiri. Sebenarnya sudah hampir selesai, namun mereka bingung bagaimana membuat tali itu menggantung.
Setelah beberapa jam mereka habiskan, kini kado itu telah selesai. Dibungkus dengan kertas kado yang serapih mungkin lalu memasukkannya ke dalam paper bag.
"Akhirnya selesai juga!" Teriak Kara dan menghempaskan tubuhnya ke sofa Biola.
"Kamu mau aku buatin coklat panas?" Tawar Biola kepada Kara.
"Mau banget!" Jawab Kara dengan semangat.
"Oke." Biola pun mulai berkutat dengan dapur untuk membuat coklat panas.
Setelah beberapa menit coklat panas pun telah jadi. Biola membawakan dua coklat panas untuk dirinya dan Kara. Ia pun duduk di sofa.
"Asiknya!" Kara pun langsung meminumnya dengan perlahan.
"Gimana rasanya?" tanya Biola lalu mencicipi coklat panasnya.
"Enak banget gila!" Jawan Kara tak kalah semangat.
"Makasih, yaampun." Biola pun tersenyum manis. "Oh iya, nanti kamu datang ke ulang tahun Gitar sama siapa?" tanya Biola yang kini menatap Kara.
"Sama Revan kayaknya. Kenapa emang La?"
"Yah, tadinya si aku mau bareng. Tapi gapapa kok biar aku bareng anan aja."
"Sorry ya La."
"Gapapa kok." Biola pun tersenyum manis.
🎸🎸🎸
Biola sedang berada di apartementnya. Kara sudah pulang kerumahnya sejak tadi. ia memutuskan untuk berjalan jalan di taman apartementnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Gitar [Complete]
Fiksi Remaja[C O M P L E T E] Gitar adalah cowok most wanted dengan terkenal sikap dinginnya. Mungkin bagi kebanyakan orang Gitar itu tidak lebih dari manusia yang irit bicara tapi kalau kita masuk lebih dalam dihidupnya maka kamu akan menemukan sosok yang berb...
![Gitar [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/107526151-64-k490690.jpg)