Terpaksa

24.6K 1.2K 58
                                        

Pagi hari Yerim serasa hancur ketika membuka pintu rumah dan menemukan pria menyebalkan yang kemarin muncul. Siapa lagi kalau bukan Jeon Jungkook, pria yang akan dinikahkan dengan dirinya. Seluruh dunia Yerim seakan runtuh hanya dengan melihat kemunculan pria itu lagi didepan pintu rumahnya.

"Kakak ngapain datang pagi kerumahku, Ayah masih tidur, pulang saja sana," 

Yerim mengibaskan tangan mengusir Jungkook yang baru saja datang kerumahnya. Jangankan disuruh masuk, menatap wajah Jungkook saja Yerim enggan.

"Kim Yerim," sebuah suara menegur perilaku Yerim disusul kemunculan kakak iparnya yang berwajah datar dari balik punggung Yerim, "tidak baik mengusir tamu orang lain,"

"Kak Yoongi ih," rajuk Yerim menghentak kakinya kesal, "biar saja dia pergi, toh ayah juga lagi tidur dikamar," cemberut Yerim.

"Siapa bilang Jungkook hanya mau bertemu Ayah saja,? Jungkook juga teman kakak, lebih baik kau ke dapur sana, bikin minum,"

"Kenapa harus Yerim sih, Kak,"

"Kan biar sekalian belajar jadi istri,"

"Tidak mau,"

"Oh, ya sudah, tinggal mengadu saja pada Ayah,"

"Iya, Iya, kenapa Kakak jadi nyebelin sih," potong Yerim cepat, "Yerim sumpahin anaknya nanti mirip Kak Mark," lanjut Yerim melangkah cepat menuju dapur, melaksanakan perintah kakak iparnya yang tidak kalah menyebalkan.

"Yaaaaa!! Kim Yerim," pekik Yoongi terdengar memenuhi segala penjuru rumah tapi tidak dipedulikan oleh Yerim.

Jungkook tertawa kecil. Hal itu berhasil menarik perhatian Yoongi, "Jangan tertawa, mau masuk apa tidak," 

Jungkook terdiam lalu mengangguk mengikuti langkah kaki Yoongi yang berada didepan. Keduanya lalu duduk disofa berhadapan begitu tiba diruang tamu rumah keluarga Kim.

"Bagaimana kabarmu, Kook," tanya Yoongi basa basi. Jungkook adalah adik kelasnya sewaktu masih sekolah dulu. Mereka cukup dekat dulu hingga sekarang makanya Yoongi juga sempat tidak menyangka kalau lelaki yang akan dijodohkan dengan adik iparnya yang nakal adalah Jeon Jungkook. Type pria yang selalu menaati peraturan dan jauh dari perilaku buruk disekolah. Meski begitu, Jungkook cukup terkenal selain karena jenius, pria itu juga tampan. Mereka berdua kerap kali menjadi partnert untuk olimpiade maupun lomba basket dengan Yoongi sebagai ketua tim.

"Sangat baik, Kak, aku sedang rehat dari jadwal penerbangan," balas Jungkook.

"Aku sampai sekarang tidak menyangka kau memilih menjadi seorang pilot padahal dulu kau sempat bilang ingin masuk tentara,"

"Ya begitulah, Kak," balas Jungkook sopan. Yoongi tersenyum. Jungkook tidak berubah sama sekali. Sepertinya ia akan menjadi orang kedua yang setuju dengan perjodohan Yerim dan Jungkook.

"Ini minumnya," seru Yerim datang dengan nampan berisikan dua gelas teh diatasnya lengkap dengan sepiring kue buatan Wendy.

Yerim berlutut meletakkan satu gelas untuk Jungkook lalu untuk Yoongi dan menaruh piring kuenya diantara keduanya. Gadis yang masih lengkap dengan piyama tidur bermotif kartun kesayangannya itu membuat Jungkook terpana. Lelaki itu bahkan tidak melepas pandangannya pada Yerim sejak gadis itu datang.

"Itu Kak, diminum, jangan dilihatin terus," cetus Yerim mendelik kearah Jungkook membuat pria itu kelabakan karena tertangkap basah.

Yerim berdiri berbalik pergi meninggalkan ruang tamu. Ini hari libur, lebih baik ia berdiam diri saja dikamar setidaknya sampai Jungkook pergi dari rumahnya.

----

"Yerim," panggil Tuan Kim membuat Yerim yang tengah membaca novel mengalihkan tatapannya kearah pintu kamar yang baru saja dibuka oleh ayahnya.

My Perfect Husband (Sudah Dibukukan)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang