(30) Bertengkar

3K 100 2
                                        

Hari ini, Naina Yang sudah siap untuk berangkat ke sekolah dengan penampilan nya yang berbeda.

Jika dilihat penampilanya tidak ada yang istimewa, mungkin seperti Rika yang berpenampilan biasa tak seperti Erina yang berpenampilan sedikit bling-bling.

Saat ke meja makan ia melihat ada papa, mama dan adiknya Gilang yang sedang makan, ia menghampiri mereka dan ikut makan bersama.

Karena takut telat, ia mempercepat makannya dan langsung berpamitan kepada orang tuanya dan tak lupa pada adiknya.

Saat keluar dari rumah ia bingung, dengan apa ia akan berangkat sekolah!, Karena rasa malas sedang ada dalam dirinya ia memilih untuk diantarkan supir dari pada harus membawa kendaraan sendiri.

Untungnya jalan Jakarta tidak terlalu macet, sehingga ia bisa sampai lebih cepat ke sekolahnya, ia bisa melihat ada Erina, Rika, dan Tika yang sudah menunggunya di depan gerbang dengan rasa ragu ia keluar dari mobil dan hal itu membuat orang-orang menampilkan muka kaget dan penasaran.

Ada juga para siswa siswi yang saling berbisik, dengan langkah yang sedikit ragu, Naina menghampiri teman-temanya.

Erina, Rika, Tika yang melihat Naina dengan penampilan yang berbeda saat kesekolah, tak membuat mereka kaget, mereka merasa bangga karena temannya itu sudah kembali menjadi dirinya sendiri.

Erina memegang pundak Naina, "cantik banget sih! Temen aku"Naina hanya tersenyum kikuk

Rika dan Tika tersenyum dan mengajak Naina untuk masuk ke dalam sekolah.

Dito yang baru sampai bersama Devan merasa penasaran saat melihat ada salah satu siswi yang tak pernah mereka lihat, sedang berjalan bersama kawan-kawannya Naina.

Devan yang melihat siswi itu terperangah dan ia pun menepuk-nepuk punggung Dito lumayan kencang sehingga membuat sang empu sedikit kesakitan.

"Eh eh eh Dit, tau cewe cantik juga ya! Lumayan buat dijadiin selingkuhan nih!"

Dito memutar matanya malas, sungguh ia tak mengetahui isi kepala sahabatnya yang satu ini.

"Maksud Lo! Dijadiin selingkuhan siapa?, Gue! Atau lo!"

Dengan bangga Devan menepuk-nepuk dadanya. "Pastinya gue lah!"

Dito sudah menyerah dengan sikap sahabatnya ini, ia pun turun dari motor dan meninggalkan Devan yang sedang merapikan rambutnya di kaca spion motor miliknya.

"Emang tuh orang pedenya segede gunung"

Karena rasa penasaran ia pun mengikuti siswi tersebut dan ia melihat jika siswi yang baru ia lihat itu masuk ke dalam kelas yang sama denganya dan duduk di bangku tempat pacarnya.

Ia merasa bingung "kok dia duduk di kursinya Naina ya!"

"Apa jangan-jangan dia Naina ya!"

Ia merasa bingung, ia pun duduk di kursi yang tak jauh dari siswi itu dan sekali-kali ia melihat ke arah siswi yang misterius.

Otaknya terus berusaha untuk mengingat siapa gadis yang ada di kelasnya ini, ia merasa mengenal gadis itu, tapi dimana!

Setelah mencari-cari ia mendapat biodata dari si gadis misterius itu yang ada dalam otaknya, ia pun menghampiri siswi yang sedang mengobrol dengan ketiga teman Naina itu.

"Lo! Bukannya Kalilla yang manggil gue Angga kan?!"

Naina yang mendengar itu langsung mengangguk, Dito yang melihatnya tak percaya ia bisa bertemu dengan orang ini lagi.

Erina, Rika dan Tika yang melihat dan mendengar itu secara langsung, mendadak kaget dengan kedua orang ini.

"Ni si Naina pake punya panggilan khusus lagi sama di Dito!"ucap Rika dalam hatinya.

Love From Fake Nerd ( End )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang