Ini sudah satu bulan berlalu,Naina sudah tak pernah sekolah lagi,sungguh ini mampu membuat hidup seorang Dito uring-uringan
Bisa dilihat dari penampilan baju yang sedikit kusut akibat selalu di pake tidur mulu,lingkaran hitam di kedua matanya,mukanya yang lebam akibat ikut tawuran dan rambut yang acak-acakan tak seperti biasanya,namun tak membuat penampilan menjadi jelek yang ada malah membuatnya tambah ganteng,ucap fansnya.
Selain itu dia selalu bergadang melamun memikirkan gadis yang ia sukai siapa lagi kalau bukan Naina,gadis Nerd yang mampu membuat hidupnya berubah,sifatnya yang acuh jikalau di ejek siswa siswi karena penampilannya yang cupu,Naina yang selalu memberi tatapan sinis kalau melihatnya mendekati dirinya,Naina yang memiliki tatapan tajam sehingga tak banyak yang berani membullynya,dan Naina yang hanya memiliki dua teman yang memiliki sifat berbeda namun menjadi teman yang setia kepadanya dan satu lagi Naina yang tak suka padanya sifatnya yang berbeda dari gadis-gadis yang melihatnya selalu memberi tatapan kagum dan memuja
Sepertinya itu tak semua mungkin ada hal-hal yang lain yang mampu membuatnya jatuh cinta,tapi cinta itu tak butuh alasankan
Kalau udah ada kata saling cinta tak ada salahnya jika dua insan yang berbeda kelamin itu bersatu apalagi dalam sebuah status pernikahan
Takk
"Busyet dah sakit oyy,siapa lagi yang lempar nih spidol untung kagak benjol"rutuk aku,siapa juga sih yang mau dilempar,mau itu sama apapun. enak lah kalau dilempar uang banyak, tapi lebih enak lagi kalau dikasihnya baik-baikan abaikan pikiran gorengan itu
"Heh bocah udik"seru Devan dengan muka yang jengkel
"Apaan sih lo!pake bilang gue bocah udik segala lagi!!"ucap ku marah pada nih bocah gila yang seenaknya melemparku dengan spidol tadi dan menatapnya sangar,sedangkan dia hanya nyengir seperti tak mempunyai dosa,sungguh jika dia bukan sahabatku atau ini bukan di lingkungan sekolah aku pasti sudah menggibengnya sampai masuk rumah sakit kalau bisa sampai kuburan gue ladenin
"Sloww aja lah pa,lagian my bebeb you tak akan kabur,paling dicuri orang"
"Apa?tadi lo ngomong apa?,coba ulang lagi sekarang!!"ucapku dengan menekan kata-kata,hey siapa sih yang mau jika orang yang kita sayang bahkan cinta menjadi milik orang lain.
Walaupun cinta tak selalu harus memiliki,da gue mah ogah lah kalau ngalamin hal itu,enak banget.gue yang sakit eh mereka yang bahagia dasar gorengan
"Heeh gak kok bro,tenang dia bakal selalu setia sama lo,kalau dia tau jika lo suka sama dia,tapi kalau dia kagak tau yahhhhh mungkiiinnn....."ucap Devan yang terus-terusan menggoda Dito yang sudah menuju tingkat sebal
"Bhay Dito sahabat gue yang lagi galau semoga galaunya terus berkepanjangannya ya sahabat,biar gue ada kerjaan yang berfaedah"teriak Devan dengan meninggalkan Dito yang kaget dengan muka cengonya,ahh jika dia sekarang masih ada disini mungkin sudah ia sumpel mulutnya menggunakan dasi yang ada disaku celananya
"Dasar sahabat sialan,make ngedoa'in gue galau berkepanjangan lagi,udah tau gue tuh benci kalau galau ehh malah dikatain lagi,sungguh tega"aku pun pergi meninggalkan tempat dimana aku bertemu dengan sahabat paling gila yang aku punya
"Ehhh ada Dito ganteng"rayu Teresa ketua genk cabe-cabean yang ada di sekolah Dito,kepada Dito yang diacuhkan oleh sang empu
"Hallo sayang"rayu Teresa lagi,namun masih diacuhkan oleh Dito
"Ihh kok kamu malah nyuekin aku sih,sayang.Ditoooo!!,dasar nyebelin ngeselin POKOKNYA SEMUANYA"teriak Teresa dengan muka kesal dan tak lupa muka yang penuh dengan make up tebal yang membuatnya lebih seperti tante-tante dibandingkan siswi sma
"Dasar ya selalu aja nyuekin emang aku jelek,padahalkan aku tuh paling cantik di sekolah ini tapi dia tetep kek gitu.oh my good!!"rutuk Teresa
Kini aku sudah duduk dikantin dengan semangkuk bakso yang super pedas dengan krupuk kesukaanku,saat aku ingin mengambil bakso itu dengan garpu yang sudah ku pegang bakso itu keburu melayang aku terus menatapnya dan menemukan wajah sahabat gilaku Devan yang sekarang sedang mengunyah bakso milikku dengan muka polosnya.
Aku terus menatapnya sampai ia selesai menguyah bakso itu bertepatan dengan itu Bu kantin mengirim kan pesanan minumanku yaitu jus jeruk sebelum minuman itu mendarat di meja didepan ku Devan sudah terlebih dahulu mengambil minuman dan menghabiskan nya dalam satu sedotan lalu menaruh gelas ke meja di depan ku dan berlalu begitu saja tanpa menatapku sama sekali
"DEVAAAANNN,AWAS LO ONTAAA"
"Dasar Devan gila, seenaknya nyolong makanan gue tanpa bayar!!gue udah capek-capek nunggu ehh malah di embat sama tu onta!!Dasar penjelmaan gorengan!!"
***
Segini aja ya wkwk..
Maaf ya kalau ceritanya ngebosenin.
Moga terhibur😉😉😊😊
Nah...
Marhaban ya Ramadhan buat kalian yang agama Islam semoga puasanya lancar ya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love From Fake Nerd ( End )
Ficção Adolescente'Seperti cinta yang datang tanpa di undang, dan seperti perasaan ini yang muncul tanpa ada undangan, melainkan sinyal dari dirimu yang seakan-akan menyuruh ku untuk mencintai dirimu.' Dito Angga Bawisana 'Entah apa yang membuat ku menyukai dirimu, t...
