[ HIGHEST RANK]
#1 PROMOTEYOURSTORYINA ;Oct 2018
#1 DYSTOPIAN ;Oct 2018
#2 NCTFANFIC ;July 2018
#3 CRIMINAL ;May 2018
#31 JUNGJAEHYUN ;May 2018
Midas (bahasa Yunani: Μίδας) adalah salah seorang raja dalam mitologi Yunani. Dia adalah figur yang terke...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gadis bermata hazel itu adalah simbol nyata dari sedikit bentuk keindahan yang tersisa di dunia.
Seperti hal nya para perempuan yang lain, mereka indah di antara sendi-sendi taman yang terbengkalai. Mengisi ke-nihilan yang memperkenalkan hitam. Menggoda kelam sehingga bercorak ungu pualam.
Amy tidak jauh berbeda. Hanya... sedikit lebih rumit. Rambutnya berkibar lavender, kedua bola matanya bersinar anemone jingga, pipi merekah merah muda hydrangea, dan bibirnya dikecup ranunculus bergradasi.
Amy merupakan sebagian dari taman bunga.
Merekah dalam guyuran gerimis hujan. Menantikan kedipan sinar mentari yang membuatnya melayang, yang kini tidak lagi seutuhnya percaya untuk tinggal lebih lama dengan musim panasnya.
Hal pertama yang keluar dari mulut Jaehyun adalah, permintaan maaf. Sesederhana itu. Tidak ada tambahan kosa kata lainnya, seperti pembelaan diri maupun alasan bodoh yang setidaknya dia buktikan. Bahwa ciuman itu nyata, mungkin sedikit perasaan Jaehyun adalah jujur padanya.
Entah bagaimana dia mengatakan itu dengan nada yang ringan. Jaehyun tidak sadar telah membuat Amy semakin pucat seperti Jaehyun telah menghisap habis darahnya keluar.
Kata-kata yang Mark ucapakan sangat tidak masuk akal. Membaca masa lalu? Kau kira itu benar ada? Apakah semacam kekuatan supernatural? atau mutan? Mana mungkin. Ini kan bukan X-men.
Ia sangat berharap ada yang mau mengatakan 'kami hanya bercanda haha' setidaknya dari mulut Lucas yang tidak ragu-ragu untuk tersenyum santai pada Amy tadi. Tapi tidak ada satupun yang bergerak di antara mereka. Tidak satupun.
Jadi itu benar? Serius? Jaehyun... mampu melakukan itu? Batinnya masih berperang.
Lalu pikirannya bergerak mundur berbalik pada waktu itu, beberapa malam kemarin. Kalau dipikir-pikir memang benar Jaehyun selalu menggunakan sarung tangan. Apa karena hal tersebut? karena dia punya... rasanya lucu karena Amy akan menyebutnya kekuatan batin.
Baik, sebut saja itu benar, berarti saat mereka pertama kali bertemu; di bar. Lalu setelahnya. Tadi saat ia menggenggam tangannya di festival, menyentuh pipinya. Jaehyun memang tidak pernah melepas sarung tangan berwarna coklat tersebut. Sejujurnya itu bukan hal yang aneh. Amy menyebutnya perfeksionis dalam hal kebersihan. Seperti penduduk ibukota, 'aku istri pejabat pemerintahan aku alergi debu' atau 'pakaikan jala ikan di topi ku, debunya masuk ke mataku'.
Tunggu—Jaehyun menyentuhnya, betul, pemuda itu pernah menggenggam tangannya. Hanya dengan sekali sentuhan tersebut dan tubuhnya bereaksi seperti disetrum listrik. Malam saat ia demam. Apa itu yang menyebabkan Jaehyun tau dia adalah golongan Mark? Jaehyun sudah membaca rahasia itu?
Amy yakin sekali itu adalah kulit manusia karna rasanya hangat dan kalau boleh bilang, menenangkan. Mulai dari situlah ada perasaan yang mulai mengganggu Amy, menyiksanya hari demi hari. Detik demi detik. Seperti kemanapun menit berlalu, tanpa melihat Jaehyun, rasanya seperti berminggu-minggu tidak bertemu. Ajaibnya Doyoung terlalu peka dan terang-terangan menentang perasaan Amy. Dan sejak saat itu entah mengapa Doyoung yang selalu mondar-mandir menjenguknya, mungkin agar dia tidak bertemu Jaehyun?