Tok tok tok..
Pintu kamar berbingkai ukiran tersebut di ketuk dari luar. Hinata yang duduk di depan meja riasnya menyudahi aktifitas merias diri, dia menoleh ke arah pintu kamar tidurnya. Dia bangkit dari tempat duduknya dan segera menuju pintu tersebut untuk membuka.
"Oba-chan, ada apa?" tanya Hinata mendapati Natsu di depan pintu.
"Nona Hinata. Saya menemukan ponsel ini di kamar tamu." jawab Natsu menyerahkan ponsel dengan logo OOR di penutup baterainya.
"Apakah Otou-san tau tentang ini?" tanya Hinata memperlihatkan wajah khawatir.
"Hiashi-sama tidak tau, nona Hinata tak perlu khawatir." jawab Natsu.
"Syukurlah, aku khawatir Otou-san marah kalo temenku menginap semalam." ujar Hinata. "Tolong jangan kasih tau Otou-san ya."
"Baiklah, tapi saya tak berjanji. Jika Hiashi-sama menyinggung masalah ini dan bertanya, saya tak bisa berbohong nona Hinata." Natsu menatap lembut.
"Aku tau Oba-chan, terima kasih ya." Hinata memeluk tubuh seorang perempuan berambut pendek, berwarna hijau gelap itu.
Natsu adalah pengasuh dan penjaga Hanabi, adik dari Hinata. Dia telah merawat putri bungsu keluarga besar Hyuuga sejak kecil, ketika mereka kehilangan ibu dalam sebuah kecelakaan. Sifatnya yang penyayang dan baik hati membuat Hanabi Hyuuga mendapatkan kasih sayang sebagai penyambung dari ibu kandung Hanabi.
"Oya Oba-chan, dimana Imotou tersayangku?." Hinata melepas pelukannya.
"Nona Hanabi ada di ruang tengah, dia benar-benar seperti Hiashi-sama. Selalu serius mengerjakan tugas-tugas yang harusnya dikerjakan Hiashi-sama." senyum Natsu mengembang.
"Oba-chan tau sendiri, walau Hanabi masih SMP. Dia mampu menjalankan bisnis Otou-san sedikit demi sedikit. Aku yakin, Hanabi mampu meneruskan bisnis Otou-san bersama Neji-san suatu saat nanti." ujar Hinata.
"Apa nona Hinata tak tertarik itu semua?" tanya Natsu.
"Aku lebih tertarik memulai bisnis lain Oba-chan." jawab Hinata. Natsu mengangguk dan mengerti maksud putri sulung keluarga besar Hyuuga tersebut.
"Maaf nona Hinata, sebaiknya saya segera ke bawah temui nona Hanabi." ujar Natsu.
"Baiklah Oba-chan." jawab singkat Hinata.
"Terima kasih nona, saya permisi." pamit Natsu tersenyum. Hinata membalas senyumnya dan segera menutup pintu kamarnya setelah Natsu menghilang dari pandangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Because I Love You
FanfictionKakashi Hatake adalah murid kelas XII, dibalik sifat malasnya. Dia merupakan kapten klub sepak bola di sekolahnya. Kegemaran membaca novel dewasa membuat seseorang memberi julukan "cowok mesum." Daya tarik Kakashi memikat banyak cewek-cewek kesengse...
