Roda motor Vixion biru Itachi memasuki halaman depan rumah Karin yang begitu gelap karena lampu rumah belum dinyalakan, secara Karin tinggal sendirian di rumah bercat merah muda berlambang klan Uzumaki tersebut. Hanya cahaya temaram lampu dari tiang jalanan yang menerangi mereka. Karin turun dari boncengan motor Itachi, wajah manisnya terlihat kelelahan tetapi tak menyurutkan senyum di bibir tipisnya. Dia menyerahkan helm yang dipakainya pada Itachi.
"Lu gak tawarin gw turun dulu buat mampir di rumah lu, Rin?" ujar Itachi membuka helmnya.
"Duh maaf Itachi, gw capek banget. Pengen cepet-cepet tidur, lain kali aja ya." jawab Karin, tangannya menyisir rambut yang acak-acakan dan merapikannya kembali. Bukannya starter lagi motor Vixion nya, Itachi malah turun dan menaruh helmnya di atas jok. Tangan kanan Itachi menarik tangan kiri Karin hingga tubuh mereka bertabrakan dalam pelukan, tangan kiri Itachi menelusup di samping perut Karin dan memeluknya.
Secara tiba-tiba dan cepat bibir Itachi mendarat di bibir Karin, menciumnya. Mata Karin mendelik kaget, tetapi tekanan bibir Itachi membuatnya tak mampu berontak. Lidah Itachi memaksa menelusup ke mulutnya, ada desahan yang keluar dari mulut Karin membuat lidah Itachi berhasil masuk melewati barisan gigi yang rapi dan mengaitkannya ke lidah Karin yang hangat dan basah. Bibir Itachi melumat bergantian bibir atas dan bawah Karin, membuat Karin memejamkan matanya sejenak menikmati tarikan dari mulut Itachi.
Tersadar dari buaian ciuman, mata Karin terbuka kembali dan kedua tangannya mendorong dada Itachi keras hingga terlepas dari pelukan serta ciuman Itachi. Nafasnya terenggah-enggah membuat dadanya naik turun.
"Apa-apaan sih lu, Itachi. Kenapa lu cium gw?" Karin kesal, mengatur nafasnya lagi.
"Maaf Karin, gw lakuin itu karena refleks." jawab Itachi mendekat, tangannya kembali meraih tangan Karin. "Karena gw cinta sama lu." mata Itachi menatap dalam ke mata Karin yang shock dengan pernyataan Itachi. Sejenak dia terdiam mencerna kata-kata Itachi.
"Lu mau kan jadi cewek gw?" tanya Itachi, matanya masih menatap Karin yang kini mengalihkan pandangan ke samping.
"Maaf Itachi, gw gak bisa. Gw akui dulu pernah suka sama lu dan ingin menjadi kekasih lu, gw yakin lu pun tau perasaan gw waktu itu. Tapi sekarang udah berbeda, gw bener-bener gak bisa nerima lu." Karin kembali menatap wajah Itachi.
"Kenapa? bukan kah lu masih sendiri, gw suka sama lu juga udah sejak lama Rin. Cuma menunggu waktu yang tepat buat mengungkapkannya." ujar Itachi.
"Maaf, tapi gw emang bener-bener gak bisa.. Karena gw.. suka seseorang yang lain." Karin menundukkan wajah, giliran Itachi yang shock mendengarnya.
"Siapa?... setau gw gak banyak cowok yang deket sama lu di sekolah, walaupun gw tau lu tuh jadi idola cowok-cowok tetapi gw gak pernah sekalipun lu deket dengan salah satu dari mereka." tanya Itachi penasaran.
KAMU SEDANG MEMBACA
Because I Love You
FanfictionKakashi Hatake adalah murid kelas XII, dibalik sifat malasnya. Dia merupakan kapten klub sepak bola di sekolahnya. Kegemaran membaca novel dewasa membuat seseorang memberi julukan "cowok mesum." Daya tarik Kakashi memikat banyak cewek-cewek kesengse...
