37. Peluk

3.6K 486 31
                                        

Setelah teriak-teriak dan pukulin Taehyung tadi sekarang Jungkook udah tenang dan udah duduk manis sambil tatap Taehyung lekat nuntut penjelasan. Taehyung nyamanin posisi senderan di kepala ranjang, nafas di hela sedikit kasar.

"Aku ketemu ayah."

"A-ayah kamu?"

"Iya, ternyata dia tau kalau aku anaknya tapi dia enggak peduli. Aku menyedihkan ya Jungkookie?"

"Kata siapa? siapa yang bilang kamu menyedihkan?"

"Aku?"

Taehyung ngeringis karena kepalanya di geplak sayang sama Jungkook, belum sempat protes pelukan erat udah Taehyung dapat. Jungkook udah duduk di sisi ranjang yang juga lagi di dudukin Taehyung, tangannya usap lembut punggung si calon suami.

"Kenapa enggak cerita sama aku kak? kalau bunda enggak cerita sama aku, aku enggak yakin kapan kamu mau cerita sama aku kak."

"Ma-maaf--"

"Gausah maaf, enggak apa aku ngerti kok. Aku udah tau semuanya sekarang, kamu masih punya bunda sama aku."

Taehyung balas pelukan Jungkook, ngerasa lega karena Jungkook ternyata ngerti dan enggak marah karena dia enggak cerita soal 'itu'. Jungkook lepas pelukan sambil senyum, dia kecup kening Taehyung-nya lembut sekali nyalurin kasih sayang yang dia punya.

"Makasih ya Jungkookie?"

"Buat?"

"Semuanya."

"Everything for you kak."

Taehyung ketawa liat Jungkook yang malu sama kata-kata chessy dia sendiri. Jungkook lirik tajam Taehyung lalu cemberut sambil bersedekap dada pura-pura ngambek. Taehyung berhenti ketawa dan peluk Jungkook yang lagi ngerajuk dari samping.

"Kamu belum jawab pertanyaanku tadi sayang, udah makan malam hm?"

"Belum, lapar. :("

"Mau jajangmyeon atau chicken?"

"Jajangmyeon~"

Jungkook bicara dengan suara dan ekspresi yang di buat imut maksimal karena biasanya dia juga imut. Taehyung gigit pelan pipi gembil Jungkook saking gemas lalu ambil hp buat pesan makan malam mereka. Jungkook cuman senyum lebar sambil tatap Taehyung penuh damba.

···

"Mau pulang kapan sayang? sudah malam, aku telpon supirmu biar di--"

"Tidak mau! Mau sama Taehyungie!"

"Tapi aku baru boleh pulang besok pagi katanya sayang."

"Iya, aku juga pulang besok pagi."

Taehyung ngangguk pasrah, mau di bujuk bagaimanapun Jungkook pasti tetep sama apa yang dia mau. Jungkook itu keras kepala sekali, sebelas dua belas sama dia. Taehyung diem perhatiin Jungkook yang lagi ngemilin buah setelah abis makan 2 porsi jajangmyeon tadi.

"Jungkookie?"

"Ung?"

Jungkook yang lagi asik ngunyah noleh kearah Taehyung dengan pipi yang ngembung lucu. Taehyung munafik kalau dia bilang dia enggak gemas liatnya, mau makan Jungkookie saking gemasnya. Taehyung cuman berakhir pipi Jungkook sambil senyum.

"Kamu kesini sama siapa tadi?"

"Sama si Jimin."

"Panggil kakak sayang, dia lebih tua dari kamu."

"Biarin."

Jungkook selalu sensitif kalau nyangkut Jimin, Taehyung mau ketawa kalau ingat alasannya. Alasannya cuman 3, Jungkook cemburu, Jungkook cemburu, dan Jungkook cemburu. Taehyung senderin dagunya di pundak Jungkook dengan posisi masih peluk dari samping.

"Terus kemana Jimin? kok enggak nemuin aku?"

"Gatau, tadi dia di cegat sama orang yang mirip kuda di luar."

"Mirip kuda? masa ada orang mirip kud-- ASTAGA!"

Jungkook kaget dan nyaris ngumpat pas Taehyung teriak keras sekali tepat di telinga dia. Taehyung lepas pelukan di badan Jungkook dan langsung ambil hpnya lalu tempelin di telinga, telpon seseorang.

"Halo Chim? kamu dimana?"

Jungkook ngernyit enggak suka dan langsung tinggalin buah-buahnya. Hp Taehyung mau Jungkook rebut tapi udah keduluan sama Taehyung yang tahan tangan dia dan peluk lagi si manis erat. Jungkook pasrah dan milih buka telinga lebar-lebar buat dengar percakapan Taehyung sama Jimin.

"Kamu baik-baik aja kan?"

'...'

"Kalau ada apa-apa cerita sama aku ya? jangan lupa kalau punya teman."

'...'

"Iya-iya bye."

Taehyung putusin sambungan telpon dan langsung tatap Jungkook yang lagi cemberut. Taehyung ketawa kecil dan curi kecupan di bibir Jungkook yang lagi mengerucut lucu.

"Pinter sekali ya bikin aku cemburu?"

"Hehe, maaf?"

"Kayaknya khawatir sekali, ada apa?"

"Besok aku cerita ya? sekarang ngantuk, mau tidur sambil di peluk Jungkookie~"

Taehyung lagi-lagi dapat lirikan tajam dari Jungkook yang jijik sendiri lihat Taehyung yang lagi sok imut. Taehyung nyengir lebar enggak ngerasa bersalah sama sekali. Ganteng sekali, Taehyung mau di gimanain tetep ganteng. Jungkook enggak berhenti nyebut dalam hati.

"Jungkookie ayo tidur~"

"Ga muat kak, aku tidur di sof--"

"Muat kok!"

Jungkook ngejerit pas Taehyung tarik dia dan langsung bikin dia tiduran di atas ranjang. Taehyung peluk Jungkook erat sekali, sebelah kakinya di naikin peluk badan bagian bawah Jungkook persis orang peluk guling.

"Kak gerah ah jangan begini."

"Biarin, mau di peluk Jungkookie."

Jungkook muter bola matanya males tapi tetep aja dia berakhir balas pelukan Taehyung sama eratnya. Senyum Taehyung makin lebar, Jungkook ikut senyum dan duselin kepalanya manja di leher Taehyung.

"Yeay di peluk Jungkookie!"

Bersambung...

Minggu ini aku ke dokter sampe 2 kali, bahkan berat badanku turun drastis. Kecapean katanya :) Tapi aku baik sekarang jadi aku mungkin bakal update setiap hari lagi?
Oh iya, Pallete ngebosenin enggak? Kritik dan saran nya dong.

 Kecapean katanya :) Tapi aku baik sekarang jadi aku mungkin bakal update setiap hari lagi? Oh iya, Pallete ngebosenin enggak? Kritik dan saran nya dong

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kesayangannya kak Taehyung kenapa menggemaskan sekali? :'💜

Kesayangannya kak Taehyung kenapa menggemaskan sekali? :'💜

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dia manusia bukan sih? sial ganteng sekali!

PalleteTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang