Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Part 25 (Di introgasi lagi!)

3.8K 193 19
                                        

Oh iya! Nasib Hpku gimana?!!

"Yah:("
"Kenapa baby?"
"Hp aku pa, gimana nasibnya?"
"Kalo gasalah hpnya rusak karena kebanting terlalu jauh"
"Te..terus gimana?"
"Gimana apanya sayang?"

Tiba tiba terdengar orang yang berlari dari arah depan rumah.

"Baby girl astaga! Ada yang masih sakit ga? Udah ke dokter kan? Mau ke dokter lagi ga? Udah di periksa secara full kan? Terus kata dok..."

"Kakak!! Aku gapapa ko, aku beneran gapapa. Tadi cuman jatoh dari tangga aja ko"

"Ya ampun!! Kamu jatoh dari tangga itu bahaya by... Gimana nan..."

Triiingg...Triiingg
"Yeay... Pizza dateng!! Aku mau ambil dulu ke depan ya kak, pa!!

"Ara!"

"Ish iya iya! Aku tuh cuman seneng aja ada pizza! Gabisa gitu ngeliat adik/anaknya seneng aja sekali, ehh udah dipanggil lagi!"

"Ara!!"

"Iya iya ini Ara lagi mau diem"

Bryan dan Leo yang ada disana tidak kuat menahan tawa mereka.

"Maaf Tuan, ini pizzanya saya simpen disini. Adalagi yang bisa saya bantu tuan?"

"Ini bi bawa 2 box ini buat bibi sama yang lain. Oh iya bawain soda buat saya, Leo sama Ian. Bawain susu hangat buat Ara ya bi"

"Papa!!! Masa makan pizza sama susu!? Aku juga mau soda bi. Gausah bawa susu bawa soda aja"

"Engga bi, udah bawa apa yang papa suruh aja"

"Kakak!!"

"Kakak bakal bolehin kamu kalo kamu ga lagi sakit baby!"

"Yaudah iya, bi aku minumnya orange juice aja yang dingin tapi"

"Oke non, saya kebelakang dulu ya"

"Ish susah banget sih mau bawa pizza gaboleh mau minum soda gaboleh semuanya gaboleh"

Sebenarnya maksud Ara ingin berbicara sangat pelan tapi ternyata itu semua terdengar jelas.

"Kenapa baby girl, ada masalah?"

"Hehe ga kak"

"Yaudah daripada cemberut terus mending cerita ke kakak kenapa kamu bisa jatoh"

"Ya aku jatoh dari tangga kak"

"Kamu jatoh dari tangga pasti ada sebabnya dong"

"Ya karena takdir jadi aku jatoh"

"Bohong tuh bang!"
Taukan siapa yang manggil Leo dengan sebutan abang?.

"Ih apaan sih Ian nimbrung terus!"

"Jadikan waktu itu gue lagi nyerita nih bang eh ternyata dari tadi kak Ara tuh ga dengerin gue karena dia lagi chat-an sama seseorang pas mau liat hpnya ga diboleh, eh kak Ara malah lari jadi jatoh deh. Gatau tuh bang, pa chat-an sama siapa. Kayanya sama doi nya soalnya Ian manggil 3x aja ga digubris terus"

"Udah dong ngebahas itunya! Kapan kita makan pizza nya?"

"Jelasin dulu Ara, baru kakak bolehin kamu makan pizza!"

"Paa.. Ara laper"

"Udah jelasin aja sayang, biar cepet makan pizza nya"

"Ish sama aja! Gaada yang bela Ara!"

"Jadi orang itu siapa?"

"Temen aku. Dah kan aku udah jelasin semuanya. Ets jangan protes! Itu salah kakak kenapa cuman nanya orang itu siapa. Harusnya nanya namanya siapa. Udah ya, Ara pengen makan udah laper daritadi"

Semuanya menghela nafas. Niatnya pengen tau siapa orangnya. Malah ke skak mat.

Emang ya, orang kalo lagi laper suka rese.

Sekarang mereka semua akan mengucapkan selamat malam, seperti kebiasaan dulu. Ya semenjak kejadian buruk datang Bryan,Leo dan Ian seakan tidak bisa mengucapkan selamat malam dengan tenang.

"Kaka belom mau ngasih tau Ian siapa yang nge chat?"

"Iann!! Kaka bosen denger itu terus"

"Yaudah iya deh, good night kakak ku sayang, jangan sampe kaka mimpi buruk! Mending mimpiin Ian pasti mimpi kakak bakal indah"

"Siap 86"

"Balesannya mana?"

"Iya iya, good night too Ian!"

Kalian tau kan kebiasaannya? Mencium kening sebelum tidur. Yup itu.

Kini giliran Leo.

"Sttt. Udah Ara gamau bahas itu lagi!"

"Huh. Iya iya, semoga mimpi indah by. Inget jangan mimpiin Ian. Mending mimpiin kakak aja"

"Huh! Sama aja, good night kakak"

Ara sudah menatap papanya dengan tampang yang seakan akan tidak ingin papanya mengatakan itu lagi.

"Tenang sweetheart, papa ga akan nanya itu. Good night sayang, have a nice dream"

"Good night too papa, have a nice dream too"

"Remember this baby girl, i always know everything. And i know who is he. I believe in him. And i believe in you"

"Thanks papa, you always know me"

"Udah ya sekarang kamu udah harus tidur. Besok kita ke mall, papa bakal beliin hp yang kamu mau"

"seriously pap? OMG!!! thank you so much papa!! Love you"

"Love you too baby girl"

Bryan selalu tahu apa yang dilakukan Leo, Ara dan Ian. Meskipun mereka tidak bercerita, Bryan selalu tahu itu semua.

My Protective FamilyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang