Part 31 (Birthday!!)

3.1K 196 12
                                        

Hari ini adalah hari terbahagia versi Ara. Ara sangat bersyukur ternyata tuhan masih mempercayakan kehidupan bagi Ara.

Dan bersyukur masih dikelilingi oleh orang orang yang menyayangi Ara.

"Pa, hadiah Ian mana?"

"Kita lunch dulu, baru papa kasih motor"

Ara yang melihat Ian bersemangat, tersenyum hangat. Thanks god

"Baby, ko ga dimakan? Makanannya ga enak? Atau kita ganti restoran aja?"

Ara menggeleng. Lagi lagi tersenyum.

"Ara cuman lagi seneng banget pa. Ara bersyukur atas anugrah yang tuhan kasih buat Ara. Tuhan udah baik banget ngasih kepercayaan untuk tetep hidup di dunia ini, dan mendekatkan Ara ke orang orang yang baik di dunia ini. Thanks for everything that you have done for me pa"

Bryan sedikit terenyuh dengan perkataan Ara kali ini. Bryan hanya bisa tersenyum dan mengelus kepala Ara.

Mereka melanjutkan makan siang kali ini. Dan Ian sudah mendapatkan motornya. Meskipun ada di garasi rumahnya.

"Paa.. Ayo cepet pulang!!"

"Ngapain cepet cepet? Emang kamu gamau belanja dulu? Papa mau nganter Ara buat beli baju"

"Gratis kan pa!?"

"Iya"

Bryan menggeleng pelan melihat ekspresi Ian yang berlebihan . Padahal uang yang diberikan Bryan kepada Ian juga gratis. Tanpa mengeluarkan keringat.

Semua orang tampak berkumpul di tengah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Semua orang tampak berkumpul di tengah. Menunggu Ara dan Ian meniup lilin ke-2 mereka.

"Make a wish jangan lupa"

Ara dan Ian memejamkan matanya. Saat akan meniup lilin tiba tiba semua lampu mati.

Tiba tiba banyak kembang api di langit hingga mengalihkan perhatian semua orang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tiba tiba banyak kembang api di langit hingga mengalihkan perhatian semua orang.

Tiba tiba Ara tertarik kebelakang dan disaat itu juga Ara terkejut.

Tiba tiba Ara tertarik kebelakang dan disaat itu juga Ara terkejut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Do you like it baby?"

Ara tentu saja bingung dengan ucapan Dev.
"The fireworks"
"mm.. Ya, aku suka. Makasih Dev"

Devano sudah gemas sejak dari tadi. Akhirnya dia dengan sengaja mencium pipi kanan Ara. Dan sekali lagi membuat Ara bingung dan mematung.

Devano hanya terkekeh melihat gadinya yang bingung.
"Now go back to Ian, i'll see you later. Happy birthday sayang. Love you"

Lagi lagi Ara bingung, tapi akhirnya Ara memutuskan untuk kembali ke samping Ian.

"Bagus ya kak"

"Iya bagus, kakak suka"

Setelah itu semua tamu undangan telah pamit pulang. Tapi sedari tadi orang yang Ara tunggu tidak kunjung kembali.

"Hey birthday girl!"

Ara yang sejak tadi mencari cari seseorang tiba tiba balik badan dan mendapati sahabatnya yang baru datang disaat tamu lain sudah pulang.

Ara langsung memeluk sahabatnya yang sudah lama tak bertemu.

"Aaaaa Lele!!! Aku kangen sama Lele"

Alea yang mendengar sapaan itu lagi, memutar bola matanya malas.

"Inget! Kalo sama gue harus bahasanya lo-gue! Dan satu lagi! Lo bisa ga sih ga manggil manggil gue Lele udah bagus bagus nama gue ALEA! ALEA inget itu!"

"Iya iya, gue kangen lo Le! Kangen banget!"

Alea menghela nafas lagi.

"Udahlah terserah lo aja Ra, yang penting lo bahagia terus, gue sayang sama lo Ra"

Ara melepas pelukannya.
"Le, gue mau ceritaa"

"Yaudah si tinggal cerita!"

Akhirnya Ara menceritakan semuanya. Dari awal pertemuannya dengan Dev. Hingga kejutan yang Dev berikan hari ini.

"Aaa sahabat gue ga jomblo lagi!!! Apa kabar gue!?"

"Ish, aku.. eh gue tuh sama Dev gapacaran Le"

"Emm gimana ya, emang kalian ga pacaran karena Dev ga nembak lo, tapi Dev bilang lo milik dia! It means secara ga langsung lo udah jadi pacar nya Ra... OMG!! Gue ganyangka setelah sekian lama akhirnya lu punya pacar lagi!!"

"Tapi tadi Dev bilang bakal balik lagi. Tapi ternyata dia bohong. Dia gaada lagi sampe sekarang"
Ucap Ara lesu.

"Udahlah mending kita seneng seneng aja! Gue nginep deh tapi besoknya gue mau ke Jepang hehee..."

"LELE!!!!!"

Alea tertawa sangat keras. Melihat sahabatnya yang satu ini marah merupakan salah satu penaik mood nya.

My Protective FamilyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang