Part 26 (The Weird Feeling)

3.4K 204 8
                                        

"Ian ikut papa sama kakak aja ya"

Perdebatan itu dimulai lagi.

"Kalo gitu Leo juga ikut papa sama Ara"

"No!!"

"Kak!/By!!"
Mereka berdua berteriak karena Ara menolak.

"Ian, hari ini kan kamu masuk sekolah! Papa gamau anak papa sering bolos! Dan kamu Leo, kamu ingetkan hari ini ada meeting penting!?"

"Tapi pa..."
Semuanya mendadak lesu. Ara kali ini hanya ingin pergi bersama papanya. Yah ditambah para pengawal pastinya.

"Udah ah sana berangkat, masa dari tadi belom berangkat? Ntar kesiangan gimana?"

"Gapapa Ian kesiangan biar ga usah sekolah sekalian"

"Kali ini gue setuju sama lo Yan!"

"Udah ah sana berangkat! Orang aku mau nge date sama papa aja wlee"

Mereka berdua langsung pergi, ga pamit sama sekali. Palingan mereka ngambek.

"Pa, kita kapan berangkatnya?"

"Nanti jam 9an ya, kalo sekarang kita kesana, gaada toko yang buka"

"Oh iya hehe"

Akhirnya aku naik ke kamar dan siapin baju buat berangkat nanti. Jangan bilang aku lebay karena aku udah kangen banget sama suasana di luar dan udah lama juga ga ngedate sama papa.

"Yu sayang kita turun"

"Pa.... Ko bodyguard nya sebanyak ini? "

"Araa.."

"Iya iya terserah papa aja"

Akhirnya aku memutuskan untuk membeli hp baru dan berbelanja sedikit.

"Kamu mau beli apa lagi baby?"

"Papaa.. Don't call me baby please.. Semua orang jadi melihatku pa.."

"Ara.."

"Iya iya Ara udah tau jawabannya"

Bryan yang melihat itu tiba tiba tertawa. Ya selain wajah Ara yang menggemaskan. Ditambah dengan jawaban Ara yang membuatnya ingin tertawa setengat mati.

Setelah puas belanja akhirnya aku dan papa makan siang.

"Thanks for everything that you have done for me, papa. Love you"

"Love you too baby girl"

Masa masa seperti ini yang aku rindukan. Masa dimana keluargaku lengkap. Masa dimana kami sering menghabiskan waktu weekend bersama. Oh gosh, i miss that time.

"Hey, baby dont cry. Kenapa nangis baby?"

Aku hanya menggeleng pelan. Tidak ingin berkata bahwa aku rindu mama. karena aku tau, papa juga sangat merindukan mama.

Saat makan siang berlangsung entah kenapa aku merasa bahwa ada yang sangat intense melihatku, dan otomatis aku melihat ke belakang.

Saat makan siang berlangsung entah kenapa aku merasa bahwa ada yang sangat intense melihatku, dan otomatis aku melihat ke belakang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
My Protective FamilyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang