Part 19 (can i go with you 2)

4.1K 206 6
                                        

Sejak dari tadi entah kenapa lelaki yang senantiasa memeluk wanita yang disayang nya itu tidak bisa memejamkan matanya. Dia belum bisa melupakan kejadian tadi.

"Ian kenapa nangis?"
Lelaki itu semakin mengeratkan pelukannya seakan dia tidak ingin melepas wanita itu.

#ian'spov
Katakanlah kalo gue ini cengeng, gue gapeduli.

"Ian kenapa? Ian jangan nangis"

"Ka Ian pengen egois satu kali aja. Ian pengen kaka terus ada di samping Ian. Ian gamau kaka pergi jauh jauh dari Ian. Kaka mau kan janji sama Ian buat terus ada di samping Ian?"

"Ian, kita udah ngomongin hal ini dulu. Oh iya kaka masih punya 2 permintaan yang belum dikabulin Ian"

"perasaan gaada deh ka"

"Ih Iann!!! Itu loh yang pas kaka masuk rumah sakit!!"

"Yaudah iya iya, jadi kaka mau minta apa?"

"Ian harus bisa nerima keadaan apapun yang bakal terjadi besok atau selamanya, itu yang kaka minta"

Gue gabisa nge iyain permintaan ini!
"Ian gabisa ka, gamungkin Ian bisa kabulin itu"

"Ihh!! Ian kan udah janji sama kaka!!"
"Permintaan yang lain aja jangan yang itu!"
"Tapi permintaan kaka cuman itu"

Akhirnya kaka gue ngelepas pelukan gue karena dia ngambek. But it's to hard to say yes, gue gabakalan bisa nerima semua kejadian apalgi yang membuat ka Ara sakit. Gue gabisa!

"Ka please ini terlalu sulit buat Ian, Ian gabisa"

"Ian sayang kan sama kaka?"
"Ian sayang banget sama kaka, tapi Ian gabisa ngelakuin hal itu"
"Kalo Ian sayang kaka, Ian pasti bisa menuhin permintaan kaka, ayodong yan"

"Ok, Ian bakal nyoba, tapi please untuk saat ini kaka harus tetep deket Ian, janji?"
"Iya kaka janji"

"Katanya janji mau deket Ian, sekarang aja Ian nya ga dipeluk!"

"hehe"
#ian'spovend

Akhirnya Ara meluk Ian lagi.
"Yaudah minta kiss"
"Ih kan udah dipeluk"
"Gamau Ian maunya kiss"

Yah kalian tau lah selanjutnya apa...

My Protective FamilyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang