TigaPuluhTujuh

3.1K 152 2
                                        

Akhirnya arya sudah menginjakan kaki di kota impian nya, Yogyakarta.

Ia segera menemui teman nya yang berada di jogja. Teman nya ini yang membantu arya mencarikan tempat tinggal saat ia di jogja.

"Assalamualaikum, dimana ja? Gw udah di depan stasiun nih" ucap arya pada sambungan telepon.

"Disebelah mana nya ar? Gw juga udah nyampe nih. Gw di--- oii" teriak reza saat sudah menemukan sosok arya.

Mereka pun saling bersalaman dan berpelukan, reza ini adalah teman kecil arya saat arya masih tinggal di jogja dulu. Wajar saja bila mereka berdua saling melepas rindu setelah bertahun-tahun tidak bertemu.

"Apa kabar bro?" Tanya reza.

"Alhamdulillah, lo sendiri gimana?"

"Ya seperti yang lo liat sekarang ini" mereka berdua tertawa.

Mereka melanjutkan perjalanan ke tempat kos di daerah yang tidak terlalu jauh dengn kampus arya. Sekedar informasi, reza juga berkuliah di kampus yang sama dengan arya namun mereka beda jurusan.

Arya mengambil fakultas bisnis manajemen sedangkan reza ilmu komunikasi.

Mereka sudah sampai di tempat kos. Dan bertemi dengan ibu yang mempunyai tempat kos tersebut.

"Yaudah lo mending ke kamar lo sono, istirahat, mandi. Nanti abis ashar gw ajak keliling" ucap reza.

"Ok deh gw kekamar dulu ya" jawab arya.

Arya pun bergegas kekamarnya dan langsung membersihkan diri terlebih dahulu, lalu ia merebahkan tubuhnya.

Ia segera mengecek handphone nya, ia pun memilih untuk men-vc annisa.

"Assalamualaikum calon istri" ucap arya.

"Waalaikumsallam, gimana udah nyampe di tempat kosannya?" Tanya annisa.

"Udah kok, ini udah dikamar tadi abis mandi" jawabnya.

"Yaudah istirahat sana" balas annisa.

"Iya nanti aja" ucap arya.

"Sekarang ish dia mah, kamu kan cape"

"Iya nanti aja, aku masih kangen sama kamu. Emangnya kamu ga kangen ya sama aku?"

"Kangen sih, tapi kan kasian kamu nanti cape"

"Cape aku ilang pas liat muka kamu"

Blush.

"Cie pipinya merah tuh" goda arya.

"Ish apaan sih gombal" ucap annisa.

Arya pun terkekeh melihat wajah annisa yang berubah menjadi merah seperti tomat.

"Kamu lagi apa?" Tanya arya.

"Tadi abis makan, eh kamu nelpon" jawab annisa.

"Kamu udah makan belom?" Lanjut annisa.

"Belom nanti aja" balas arya.

"Tuh kan nanti-nanti terus, tadi suruh istirahat bilangnya nanti sekarang suruh makan nanti juga. Nanti nya itu kapan?" Ucap annisa.

"Yaudah iya nanti aja, tadi aku udah makan kok pas di kereta" jawab arya.

"Makan apa?"

"Popmie"

"Jangan kebanyakan makan mie ya disana, kalo bisa mendingan beli warteg aja"

"Siap laksanakan"

"Lebay" cibir annisa.

"Dih biarin aja aku lebay kaya begini juga sama kamu doang"

"Beneran sama aku doang?"

Life After Hijrah [Tamat]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang