kamu seperti awan, aku berjalan mendekatimu, tapi kamu berjalan untuk mendekati yang lain, sesederhana itu, perasaanku tidak terbalas.
^
Saat cowok dengan julukan 'Playboy' berhasil berubah hanya karna satu cewek.ane...
"Kita belum kenalan, gue Niken," Arin membalas Uluran tangan Niken dengan senyuman ramah,"Arin."
"Udah jangan lama lama pegang tangan pacar gue," Ujar Farel sambil melepas tangan Niken yang masih menempel pada tangan Arin membuat Niken terkekeh.
"Apaan si rel." Farel mengacak kepala Niken.
Duh gerah disini, Arin rasanya ingin cepat cepat pergi.
"Oh ya, lo ngga ke kantin?"
"Ngga," Jawab Arin.
"Lo udah sarapan emangnya?"
"Udah kok, gue ke kelas dulu ya rel udah bel, jangan pacaran mulu," Tanpa menunggu jawaban Farel maupun Niken, Arin berjalan melewati keduanya.
"Rin jangan sampe telat makan!" Farel berseru, Arin hanya mengangguk tanpa menengok lagi.
☁☁☁☁☁
Setelah bel pulang berbunyi,Arin cepat cepat keluar dari kelas, tadinya ia ingin mencari Farel untuk pulang bersama seperti biasa, namun niatnya ia urungkan, Farel sudah mempunyai pacar, dan pasti Farel akan pulang bersama pacarnya itu.
Arin berjalan cepat menyusuri koridor.
"Rin?" Arin menoleh mencari sumber suara, ternyata itu Farel dan pasti ada Niken.
"Rin lo pulang bareng siapa?"
"Em ada temen," Jawab Arin, ia tidak ingin menyusahkan apalagi merusak hubungan Farel.