LAILA
By
Vebryna Arifin
Pagi yang cerah dikota Malang
# Laila
Aku terbangun dari tidurku saat matahari mulai masuk dalam ruangan kamarku melalui celah gorden jendela kamarku. Tapi rasanya aku tak mau bangun saat ku lihat jam masih menunjukkan pukul 6.30. Aku masih merasa nyaman tidur dalam pelukan suamiku. Kulihat suamiku yang masih tertidur pulas disampingku.
Saat ku pandangi wajah suamiku dari dekat,oh sungguh tampannya suamiku beruntungnya diriku dinikahi orang setampan dan sebaik dia. Ku elus lembut pipi dan rambut suamiku,tiba tiba pintu kamar kami terbuka mungkin semalam aku lupa mengunci pintu.
"Morning mom,dad" teriak Rasya yang sudah disampingku
"Morning SoN,, already wake up??" Ucapku
"Yes mom,." Jawab rasa sambil mengucek mata kirinya karena mungkin dia baru terbangun dan langsung menuju kamarku
"Oh,, anak mommy,,,sini naik ranjang mommy?" Ucapku sambil mengangkat Rasya sampai ditengah-tengah kami.
"Daddy... Daddy..." Panggil Rasya membangunkan Rofik
"Hnmmm" Rofik hanya menggumam
"Daddy..muach morning kiss dad,, morning kiss mom" ucap anakku sambil mencium pipi kami
Akhirnya kami bertiga tidur bersama pagi itu sambil menunggu jam menunjukan pukul 7.30. oh ya pasti pada bingung ya Rasya kan masih kecil kok pandai berbicara itu karena Rasya cepat sekali dalam menyerap sesuatu yang dia lihat dan dia dengar. Ya dia sangatlah pintar. Itu diukirnya yang masih kecil dia sudah bersekolah di sekolah bermain.
Setelah jam menunjukkan waktu untuk bangun, aku bangun dan mandi terlebih dahulu dan selesai dilanjutkan suami dan anakku yang mandi dan bersiap untuk bekerja dan anakku untuk sekolah. Hari ini aku tak lagi mengantar karena berangkat dan pulang sudah ada bus sekolah yang menjemput Rasya. Jadi mbak Sri pun tak harus repot-repot menunggu Rasya di sekolahnya.
Pagi ini mbak Sri memasak nasi goreng untuk suami dan anak ku, sedangkan aku mbak Sri hanya membuatkanku jus apel wortel dan sehelai roti sisir untukku. Ini memang menu yang biasa aku makan saat sarapan kecuali aku ingin makan yang lain malam hari nya aku sudah memberi tahu mbak Sri lebih dulu.
Sore hari dirumah sakit
Hari ini sungguh hari yang melelahkan. Tak seperti biasanya aku merasakan lelah yang amat sangat. Tapi hari ini cukup banyak pasien yang harus aku tangani. Tapi bagaimana pun itu sudah tugasku sebagai dokter.
Disela-sela pekerjaanku aku terhibur oleh pesan pesan singkat yang suamiku kirim untukku. Meski bukan apa-apa tapi itu sudah lebih dari cukup untuk menghiburku.
Kadang juga Rasya menelpon ku hanya sekedar mengucapkan mommy cepat pulang. Ya mungkin dia ingin seperti teman sebayanya yang diasuh ibunya tapi Rasya sejak kecil bersama mbak sri.
Baru juga ngebatin Rasya , tapi ponselku bergetar dan ada nama Rasya di layar ponselku, rupanya anakku ini mengajakku Vidio call.
"Hallo... Assalamualaikum sayang" ucapku menerima panggilan dari anakku diponselku
"Waallaikumsalam mom,," jawabnya
KAMU SEDANG MEMBACA
LailA
RomansaHidup tak seindah yang kita bayangkan. Hidup tak semudah orang lain menjalani. Kehidupan begitu berat hingga kadang lelah melanda ruang hati hingga ingin melwpaskan segalanya. Tak ada manusia yang sempurna. Tak ada manusia yang tak luput dari kesala...
